Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Beijing Desak Washington Cabut Tarif Global

📅 Selasa, 24 Feb 2026, 23:33 WIB | Oleh:
Beijing Desak Washington Cabut Tarif Global Doc: AFP/JIJI

TOKYO - Pemerintah Tiongkok mendesak Amerika Serikat untuk berhenti memberlakukan tarif "sepihak" menyusul berlakunya nilai tarif global yang baru sebesar 10 persen, sebagaimana diumumkan Presiden Donald Trump.

Dalam pernyataannya, Selasa (24/2), Kementerian Perdagangan Tiongkok menegaskan hak Beijing "mengambil semua langkah yang diperlukan untuk mempertahankan hak-hak dan kepentingannya yang sah".

Namun, Beijing juga menyatakan kesiapan untuk melakukan dialog baru dengan Washington.

Tarif impor 10 persen yang diumumkan Trump, berlaku hingga 24 Juli, menjadi pengganti dari "tarif resiprokal" yang sebelumnya diberlakukan AS terhadap semua mitra dagangnya, serta tarif terkait fentanil yang ditetapkan terhadap Tiongkok, Kanada, dan Meksiko.

Tarif baru tersebut diumumkan setelah putusan Mahkamah Agung AS pada Jumat (20/2), sekaligus menggugurkan semua tarif yang diberlakukan Trump.

Namun, Trump kemudian mengumumkan akan menaikkan nilai tarif menjadi 15 persen, meski tak menyebut waktu pelaksanaannya.

Oktober lalu, Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping menyepakati "gencatan" perang dagang selama satu tahun antara dua ekonomi gergasi tersebut dalam sebuah pertemuan di Korea Selatan.

Sementara, di Taiwan, wakil kepala otoritas Cheng Li-Chiun mengatakan bahwa pihaknya akan berkomunikasi dengan pemerintahan AS untuk memastikan industri mereka dapat mempertahankan manfaat kompetitif dan mendapat perlakuan terbaik, "terlepas bagaimana perkembangan kebijakan tarif AS".

Taiwan dan Washington sebelumnya menyepakati kesepakatan dagang pada Januari untuk menurunkan nilai tarif resiprokal terhadap ekspor mereka ke AS dari 20 persen menjadi 15 persen.

Menurut kesepakatan tersebut, Taiwan berjanji akan melakukan investasi langsung ke AS sebesar minimal 250 miliar dolar AS sebagai timbal baliknya. Ant/Kyodo

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.