Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Banyuasin Bangun SPBU Khusus untuk Alsintan Alat Mesin Pertanian

📅 Selasa, 13 Jan 2026, 08:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Banyuasin Bangun SPBU Khusus untuk Alsintan Alat Mesin Pertanian Doc: ANTARA
Ket. Alat mesin pertanian memudahkan petani mengolah lahan dan panen.

PALEMBANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), pada Januari 2026 mulai melakukan pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) khusus alat mesin pertanian (alsintan).

"Pembangunan SPBU khusus itu merupakan sinergisitas antara pemerintah daerah dan pusat (Kementan) untuk mengatasi persoalan mendasar petani di kabupaten ini," kata Bupati Banyuasin Askolani di Pangkalan Balai, Sumsel, Senin (12/1).

Lokasi yang dipersiapkan untuk pembangunan SPBU khusus alsintan itu yakni di wilayah Kecamatan Muara Telang.

"Pembangunan SPBU khusus alsintan itu diharapkan berjalan sesuai rencana dan menjadi yang pertama di Indonesia," ujar dia.

Menurut dia, pembangunan SPBU khusus itu bukan sekadar proyek, melainkan solusi nyata bagi petani yang selama ini kesulitan mendapatkan bahan bakar untuk mengoperasikan alsintan modern multi fungsi seperti combine harvester, yang menggabungkan tiga proses panen utama yakni memotong, merontokkan dan membersihkan.

Keberadaan SPBU khusus itu, menurut dia, akan menjadi jawaban atas kebutuhan petani, dengan harga BBM normal, mereka bisa bekerja lebih efisien dan meningkatkan produksi.

Berbagai upaya yang dapat mendorong petani meningkatkan produksi akan terus dilakukan untuk memantapkan posisi Kabupaten Banyuasin sebagai daerah penyumbang produksi beras nomor satu nasional, kata Bupati Askolani menjelaskan. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura Banyuasin Sarif mengatakan sepanjang 2025, kabupaten itu berhasil memproduksi 674.918 ton beras.

Produksi beras tersebut merupakan produksi tertinggi nomor satu nasional, menggeser posisi Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang menjadi kabupaten dengan produksi tertinggi nomor dua di Indonesia.

Dengan dukungan SPBU khusus alsintan, petani dapat dengan mudah mendapatkan bahan bakar minyak untuk peralatan kerja mengoptimalkan produksi lahannya, kata Sarif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.