Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Koalisi Baru Dukung Takaichi Jadi Perdana Menteri Wanita Pertama Jepang

📅 Minggu, 19 Okt 2025, 10:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Koalisi Baru Dukung Takaichi Jadi Perdana Menteri Wanita Pertama Jepang Doc: AFP
Ket. Sanae Takaichi akan menjadi perdana menteri wanita pertama Jepang.

TOKYO - Partai yang berkuasa di Jepang dan oposisi utama akan membentuk koalisi untuk memilih Sanae Takaichi menjadi perdana menteri wanita pertama negara itu, media lokal melaporkan, Minggu (19/10).

Takaichi menjadi pemimpin Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa awal bulan ini, tetapi upayanya untuk menjadi perdana menteri digagalkan oleh runtuhnya koalisi yang berkuasa.

Semenjak itu, LDP berupaya menyusun aliansi berbeda, untuk mengembalikan peluangnya ke jalur yang benar.

Takaichi dan mitranya Hirofumi Yoshimura dari partai oposisi Partai Inovasi Jepang (JIP) akan menandatangani perjanjian koalisi pada hari Senin, Kyodo News melaporkan, mengutip pejabat senior yang tidak disebutkan namanya dari kedua partai.

Surat kabar Yomiuri Shimbun juga mengatakan Takaichi dan Yoshimura "kemungkinan akan menandatangani perjanjian koalisi setelah pembicaraan pada hari Senin", mengutip sumber partai yang tidak disebutkan namanya.

Laporan tersebut muncul setelah mitra junior LDP, partai Komeito, meninggalkan koalisi yang berkuasa setelah 26 tahun, yang menjerumuskan Jepang ke dalam krisis politik.

Oposisi yang terpecah-pecah melancarkan upaya yang gagal untuk menggulingkan LDP.

Aliansi antara LDP dan JIP dapat mengarah pada terpilihnya Takaichi sebagai perdana menteri pada hari Selasa, tetapi mereka masih kekurangan dua kursi untuk mencapai mayoritas.

Namun, jika pemungutan suara berlanjut ke putaran kedua, Takaichi hanya membutuhkan dukungan dari lebih banyak anggota parlemen daripada kandidat lainnya.

Situasi politik itu terjadi beberapa hari sebelum kedatangan Presiden AS Donald Trump.

Trump akan melakukan perjalanan ke Jepang sebelum pertemuan puncak tahunan Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di Korea Selatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.