Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Super Flu Merebak, Masyarakat Diimbau Waspada

📅 Senin, 12 Jan 2026, 03:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Super Flu Merebak, Masyarakat Diimbau Waspada Doc: Antara
Ket. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

JAKARTA – Sejumlah provinsi saat ini terus meningkatkan kewaspadaan terhadap influenza A (H3N2) subclade K atau yang dikenal sebagai super flu.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menyampaikan agar masyarakat tidak perlu panik terkait super flu, namun tetap waspada melalui penerapan perilaku hidup sehat. Pemerintah terus melakukan surveilans dan pelaporan, serta menyiapkan kebijakan dan upaya sesuai dengan situasi terkini.

Hingga akhir Desember 2025, Kemenkes catat total ada 62 kasus di delapan provinsi, terbanyak ada di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat. Namun, pada awal Januari 2026 ini Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung telah menangani sebanyak 10 pasien dengan bergejala super flu.

Ketua Tim Infeksi Penyakit Emerging dan Re-emerging (Pinere) RSHS Bandung Yovita Hartantri mengatakan jumlah tersebut baru teridentifikasi pada awal tahun ini dengan variasi usia dan tingkat keparahan yang berbeda-beda. “Jumlah kasus yang kami tangani sekitar 10 kasus di awal Januari ini,” kata Yovita di Bandung, akhir pekan kemarin.

Yovita menjelaskan dari 10 pasien tersebut, dua di antaranya merupakan bayi, masing-masing berusia sembilan bulan dan satu tahun, satu pasien berusia 11 tahun, lima pasien berada pada rentang usia 20 hingga 60 tahun, serta dua pasien berusia di atas 60 tahun.

Ia menyebutkan gejala yang dialami pasien bervariasi. Namun, super flu dikenal sebagai virus yang cepat berevolusi sehingga berpotensi menimbulkan gejala yang lebih berat dibandingkan influenza musiman.

“Kalau dibandingkan dengan flu musiman, gejalanya memang bisa lebih berat. Terutama pada kelompok usia lanjut atau pasien dengan penyakit penyerta,” ujarnya.

Yovita mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap gejala flu berat dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti bayi, lansia, dan pasien dengan penyakit penyerta.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menekankan pentingnya pelaku pariwisata selalu menjalankan protokol kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan (CHSE) guna mengantisipasi penyebaran super flu. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.