Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jakarta Akan Terus Komitmen Menata Kota

📅 Senin, 12 Jan 2026, 01:15 WIB | Oleh:
Jakarta Akan Terus Komitmen Menata Kota Doc: ANTARA/Ika Maryani
Ket. Kendaraan melintas di dekat tiang monorel yang mangkrak di Jalan Rasuna Said, Jakarta, Jumat (9/1/2026). Pemprov DKI Jakarta mengalokasikan anggaran hingga Rp100 miliar untuk membongkar 98 tiang monorel mangkrak serta menata ulang jalan dan trotoar di sepanjang Jalan HR Rasuna Said.

JAKARTA - Pemprov Jakarta terus berkomitmen untuk menata kembali wajah kota. “Salah satunya dengan membongkar tiang-tiang monorel mangkrak. Anggaran yang digunakan secara transparan, tertib hukum, dan berorientasi pada kepentingan public,” tandas Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekretaris Daerah (Sekda) Jakarta, Afan Adriansyah, Minggu (11/1).

Menurutnya, langkah ini penting dilakukan demi menjaga keselamatan masyarakat, karena cukup banyak korban kecelakaan akibat keberadaan tiang monorel. Selain itu, pembongkaran diharapkan mampu mengurai kemacetan hingga 18 persen dan memperindah wajah Jakarta.

Apalagi kawasan Kuningan kerap dilalui para ekspatriat dari berbagai kedutaan serta tamu asing yang menginap di wilayah tersebut. Maka, penataan kawasan Kuningan juga untuk menjaga citra Jakarta dan Indonesia agar persoalan bangunan mangkrak bertahun-tahun dapat diselesaikan secara tuntas.

Saat ini masih ada 122 tiang monorel yang berada di lahan milik Pemprov Jakarta. Berdasarkan putusan pengadilan, tiang-tiang ini merupakan milik PT Adhi Karya dan secara teknis sudah tidak dapat digunakan sebagai tiang monorel.

Afan menjelaskan, dalam Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2018 tentang Rencana Induk Transportasi Jabodetabek maupun Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2024 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Tahun 2024–2044, tidak terdapat rencana pengembangan monorel. Selain itu, sesuai dengan penjelasan yang disampaikan Biro Hukum Jakarta, disebutkan bahwa perjanjian kerja sama antara Pemprov Jakarta dan PT Jakarta Monorail secara resmi berakhir 21 September 2011.

Lebih lanjut, Afan mengungkapkan, Pemprov Jakarta telah berkoordinasi dengan PT Adhi Karya yang didampingi Kejaksaan Tinggi dan juga konsultasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Setelah dibongkar, tiang tetap milik Adhi Karya.

Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Pemprov Jakarta terus berkomitmen membangun secara inklusif. Ini tidak hanya pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan manusia dan dimensi sosialnya.

Kegiatan lain Pemprov adalah memperluas jangkauan layanan transportasi publik dan akan meningkatkan cakupan layanan air bersih. Kemudian, menyediakan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah, dan aktivasi taman sebagai ruang publik. Selanjutnya, memperbaiki jalan, trotoar, dan jaringan utilitas. “Selain itu, berbagai dukungan perlindungan sosial di bidang pendidikan, kesehatan, dan pangan juga menjadi bagian dari perhatian dalam pembangunan kota,” tutur Afan.

Sedangkan Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menekankan penataan kawasan Kuningan, termasuk pembongkaran tiang monorel, dilakukan secara transparan dan akuntabel. “Setiap rupiah dana APBD yang dikeluarkan akan dipertanggungjawabkan,” jelasnya. Anggaran yang disiapkan untuk membongkar tiang monorel mencapai 100 miliar rupiah.

Rakyat Kecil

Sementara itu, saat menghadiri acara hari ulang tahun ke-85 pahlawan nasional Mohammad Husni (MH) Thamrin, Pramono menegaskan, semangat perjuangan MH Thamrin dalam melindungi masyarakat kecil juga menjadi fokus Pemprov Jakarta.

Pramono pun mengungkapkan kekagumannya terhadap sosok MH Thamrin sebagai tokoh yang memiliki peran utama dalam menjembatani komunikasi internasional di era pra-kemerdekaan. Sosok MH Thamrin dinilai menjadi inspirasi para pemuda Indonesia untuk membangun bangsa.

Karena itu, sebagai bentuk penghormatannya, Pramono berencana memindahkan patung MH Thamrin ke lokasi yang lebih strategis di jalan protokol Jakarta. Pramono mendapat informasi dari mantan Gubernur Jakarta, Fauzi Bowo, juga pernah ingin memindahkan patung MH Thamrin.

Menurut Pramono, Pemprov juga akan memperbaiki Museum MH Thamrin. Ini termasuk akses jalan sekitarnya karena sudah tidak representatif. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.