Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banjir Melanda Kampung Polokiong, 20 Pasien Pengobatan Tradisional Terjebak

📅 Senin, 12 Jan 2026, 07:42 WIB | Oleh:
Banjir Melanda Kampung Polokiong, 20 Pasien Pengobatan Tradisional Terjebak Doc: Antara Foto
Ket. Pasien klinik tradisional terjebak banjir di Baros, Kabupaten Serang, Banten, Minggu (11/1).

Sebanyak 20 pasien pengobatan tradisional dilaporkan terjebak banjir yang melanda Kampung Polokiong, Desa Baros, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Banten, Minggu.

Pemilik klinik pengobatan tradisional setempat, Hendri, di Serang mengatakan banjir terjadi akibat hujan lebat yang mengguyur sejak pagi. Air mulai masuk ke pemukiman dan tempat praktiknya sekitar pukul 12.00 WIB dengan ketinggian mencapai lutut orang dewasa.

"Banjirnya mau selutut. Jarang banjir seperti ini. Ada sekitar 20 pasien di sini sedang melakukan pengobatan dan belum dievakuasi," ujar Hendri.

Hendri menjelaskan bahwa para pasien tersebut kesulitan untuk keluar karena akses jalan tertutup genangan air yang cukup tinggi. Hingga saat ini, belum ada bantuan yang tiba di lokasi kejadian.

Ia sangat mengharapkan tim dari dinas terkait segera turun ke lapangan untuk membantu mengevakuasi para pasien dan warga yang terdampak.

Menurut Hendri, banjir disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi serta buruknya sistem drainase. Kontur tanah di wilayahnya yang lebih rendah dari Pasar Baros menyebabkan air kiriman menumpuk di area pemukiman melalui saluran gorong-gorong.

"Penyebabnya dari intensitas tinggi dan posisi kita lebih rendah, jadi air dari arah pasar turun ke sini semua lewat gorong-gorong," jelasnya.

Berdasarkan data kaji cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang di lapangan, banjir melanda dua titik lokasi yakni Kampung Polokiong dan Kampung Siliwung. Dampak terparah terjadi di Kampung Polokiong RT 06/RW 01, di mana sebanyak 33 rumah yang dihuni 58 Kepala Keluarga (KK) atau 174 jiwa terendam air.

Selain merendam pemukiman, banjir di lokasi tersebut juga menggenangi fasilitas umum yakni Kantor Desa Baros. Di titik ini, tercatat ada 6 lansia dan 24 anak-anak yang terdampak.

Sementara itu, di lokasi kedua yakni Kampung Siliwung RT 01/RW 05, banjir merendam satu unit rumah yang dihuni oleh 2 KK atau 6 jiwa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.