Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD : Ratusan Rumah di Kabupaten Kudus Terdampak Banjir

📅 Minggu, 11 Jan 2026, 09:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD : Ratusan Rumah di Kabupaten Kudus Terdampak Banjir Doc: ANTARA
Ket. Banjir di salah satu desa di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

KUDUS – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mencatat ratusan rumah di enam desa di Kecamatan Mejobo terdampak banjir akibat melimpasnya air sejumlah sungai menyusul curah hujan tinggi.

"Berdasarkan data sementara ada 870 rumah warga yang terdampak banjir di Kecamatan Mejobo sejak Sabtu (10/1), meskipun saat ini untuk genangan di jalan sudah mulai surut," kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Kudus, Eko Hari Djatmiko, di Kudus, Minggu (11/1).

Keenam desa tersebut meliputi Desa Kesambi, Jojo, Mejobo, Golantepus, Temulus, Tenggeles, dan Desa Hadiwarno.

Di Desa Kesambi tercatat ada 35 rumah terdampak banjir, Jojo sebanyak 200 rumah, Mejobo 425 rumah, Golantepus 150 rumah, Temulus 20 rumah, dan Tenggeles 40 rumah.

Ia mengungkapkan banjir tersebut disebabkan melimpasnya air sungai yang melintasi desa-desa setempat.

Banjir di Desa Kesambi karena melimpasnya Sungai Piji, Desa Joko karena melimpasnya Sungai Piji dan Logung, Desa Mejobo melimpasnya Sungai Dawe dan Piji, Desa Golantepus melimpasnya Sungai Dawe dan Mrisen, Desa Temulus karena melimpasnya Sungai Dawe, Piji, dan Mrisen, serta Desa Tenggeles akibat melimpasnya Sungai Piji dan Jati Pasean.

Sementara banjir di Desa Hadiwarno disebabkan melimpasnya Sungai Dawe dan Mrisen. Untuk sementara areal persawahan terdampak 20 hektare, sedangkan terhadap rumah warga masih dalam perhitungan.

Untuk ketinggian genangan, kata dia, bervariasi antara 5-40 sentimeter.

Sebelumnya, beberapa desa juga terdampak banjir yang tersebar di Kecamatan Kota, Jekulo, dan Bae, namun saat ini sudah surut.

Banjir di tiga kecamatan tersebut juga karena melimpasnya Sungai Gelis yang mengakibatkan banjir di Kecamatan Kota, sedangkan di Kecamatan Jekulo karena melimpasnya Sungai Piji dan Jati Pasean, dan Kecamatan Bae disebabkan melimpasnya Sungai Dawe dan Sungai Nolo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
KAI: Kunjungan Wisatawan La...
Nasional
Bapanas akan Mobilisasi Sto...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.