Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cuaca Ekstrem, BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Hujan Petir, Gelombang Tinggi hingga Banjir Rob pada Jumat (19/9), Cek Daerahnya

📅 Jumat, 19 Sep 2025, 07:27 WIB | Oleh:
Cuaca Ekstrem, BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Hujan Petir, Gelombang Tinggi hingga Banjir Rob pada Jumat (19/9), Cek Daerahnya Doc: antara foto
Ket. Adanya bibit siklon tropis memicu cuaca ekstrem berupa angin kencang yang menyebabkan gelombang tinggi dan banjir rob.

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem hingga memicu potensi angin kencang, hujan berpetir, gelombang laut tinggi, hingga banjir rob di sejumlah daerah pada Jumat (19/9).

Prakirawati BMKG, Hasalika Nurjanah dalam siaran daring yang diikuti di Jakarta, Jumat, menyampaikan potensi banjir rob dapat terjadi di Pesisir Dabo Singkep, Bangka dan Belitung, Semarang, Demak, Pekalongan, Tegal Pemalang, Palu, Donggala, Buol, Toli-toli, Morowali, dan Pesisir Maluku Tengah.

Selain itu, hujan berintensitas ringan diprakirakan mengguyur Kota Padang, Tanjung Pinang, Palembang, Pangkal Pinang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Mataram, Palangka Raya, Samarinda, Palu, Mamuju, Ambon, dan Manokwari.

Hujan sedang berpotensi di Kota Medan, Pekanbaru, Serang, dan Sorong.

Sementara hujan disertai petir diprakirakan terjadi di Kota Jambi, Bengkulu, Tanjung Selor, Manado, Ternate, Nabire, dan Merauke.

BMKG juga memperingatkan cuaca berawan tebal hingga berkabut di Banda Aceh, Kupang, Pontianak, Banjarmasin, Gorontalo, Makassar, Kendari dengan suhu berkisar 28–32 derajat Celcius.

Hasalika menjelaskan terdeteksi bibit siklon tropis 90W di laut Filipina dan bibit siklon tropis 94W di laut China selatan yang diperkirakan menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan.

Keberadaan bibit siklon tersebut dinilai mampu meningkatkan pertumbuhan awan hujan sekaligus mempercepat angin permukaan di sejumlah wilayah Indonesia.

BMKG melaporkan bibit siklon dan fenomena atmosfer lainnya - faktor lokal cuaca, juga berpotensi memicu gelombang laut setinggi 2,5 - 4 meter di Samudera Hindia barat Lampung, selatan Banten, Jawa Barat, selatan Bali - Nusa Tenggara Barat.

Dengan demikian, masyarakat pesisir, khususnya nelayan dan para operator pelayaran kapal diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas, sekaligus terus memperbaharui informasi cuaca yang ada dari BMKG.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Air Baku PDAM Bangka Tengah...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.