Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disperindag: Usai libur Nataru, Harga Kebutuhan Pokok di Sleman Turun

📅 Sabtu, 10 Jan 2026, 21:15 WIB | Oleh:
Disperindag: Usai libur Nataru, Harga Kebutuhan Pokok di Sleman Turun Doc: ANTARA
Ket. Tim Kerja Distribusi dan Pemasaran Perdagangan Disperindag Kabupaten Sleman saat melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di pasar tradisional di Sleman.

SLEMAN – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat harga komoditas barang kebutuhan pokok di wilayah itu mulai turun setelah libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

"Memasuki minggu ke dua Januari harga kebutuhan pokok secara umum mengalami penurunan dibandingkan minggu pertama," kata Ketua Tim Kerja Distribusi dan Pemasaran Perdagangan Disperindag Kabupaten Sleman, Fitriana Nurhayati, di Sleman, Sabtu (10/1).

Menurut dia, penurunan harga sebagian besar komoditas saat ini disebabkan penurunan permintaan setelah masa libur Nataru.

"Harga-harga seperti beras premium turun 0,41 persen dari Rp15.313 menjadi Rp15.250, beras medium turun 0,19 persen dari Rp12.257 menjadi Rp12.233, minyak goreng Minyakita turun 0,44 persen dari Rp17.652 menjadi Rp17.575," katanya.

Sedangkan harga daging sapi cenderung stabil di kisaran harga Rp139 ribu, daging ayam broiler turun 3,48 persen dari Rp37.946 menjadi Rp36.625, telur ayam ras turun 2,77 persen dari Rp29.750 menjadi Rp28.925.

Cabai rawit merah turun 14,93 persen dari Rp49.929 menjadi Rp42.475, cabai merah besar turun 8,98 persen dari Rp54.224 menjadi Rp50.714, bawang merah turun 3,95 persen dari Rp45.625 menjadi Rp43.825, dan bawang putih honan naik 5,12 persen dari Rp32.250 menjadi Rp33.900.

"Harga komoditas ini dapat dipantau pada laman hargapangan.slemankab.go.id," katanya.

Kepala Disperindag Kabupaten Sleman Mae Rusmi mengatakan, dari sisi produksi, komoditas cabai di lokal wilayah Kabupaten Sleman pada kondisi cuaca saat ini (hujan panas tidak menentu) menyebabkan tanaman cabai kurang bagus.

"Namun demikian, Sleman mendapat pasokan cabai dari beberapa daerah sentra cukup melimpah, sehingga harga turun," katanya.

Menurut dia, kenaikan harga bawang putih sejak awal Januari 2026 disebabkan oleh pasokan bawang putih impor dari negara asal (China).

"Pasokan bawang putih saat ini di beberapa pedagang masih stok lama," katanya.

Adapun penurunan harga bawang merah karena di beberapa daerah sentra di Jawa mulai panen seperti di Brebes, Ponorogo, Tulungagung, Kulon Progo sehingga stok melimpah.

"Berdasarkan perhitungan pasokan barang kebutuhan pokok pada akhir Desember 2025 lalu, pasokan Januari 2026 ini pada kondisi aman," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.