Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemensos Buka Seleksi Siswa Baru Sekolah Rakyat Mulai Februari 2026

📅 Jumat, 09 Jan 2026, 19:45 WIB | Oleh:
Kemensos Buka Seleksi Siswa Baru Sekolah Rakyat Mulai Februari 2026 Doc: antara foto
Ket. Siswa Sekolah Rakyat.

JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) seleksi penerimaan siswa baru Sekolah Rakyat untuk tahun ajaran 2026/2027 mulai diselenggarakan pada Februari 2026 seiring dengan pembangunan gedung permanen di berbagai daerah.

"Persiapan mulai Februari kita akan berproses untuk seleksi siswa baru, ya SD, SMP, SMA. Jumlahnya tergantung gedung permanen yang mulai dibangun tahun ini," kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat ditemui di Jakarta, Jumat (9/1).

Menurut dia, berdasarkan data terakhir yang diterima pada tahun ini direncanakan mulai membangun 104 gedung permanen Sekolah Rakyat yang pelaksanaannya dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum.

Pembangunan Sekolah Rakyat permanen itu tersebar di hampir seluruh provinsi, termasuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), salah satunya di Anambas, Kepulauan Riau.

Setiap Sekolah Rakyat permanen itu, kata dia, dirancang memiliki kapasitas sekitar 1.000 siswa dengan daya tampung sekitar 300 siswa baru per tahun untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.

Dengan 100 sekolah yang akan segera beroperasi maka Kemensos memperkirakan dapat menerima sekitar 30 ribu siswa baru per tahun, ditambah sekitar 15 ribu siswa dari unit yang telah berjalan, sehingga total penerimaan siswa Sekolah Rakyat tahun ini diperkirakan mencapai 45 ribu orang.

"Pada tahun berikutnya, 2027, kapasitas penerimaan siswa baru diproyeksikan meningkat hingga sekitar 60 ribu siswa seiring bertambahnya jumlah sekolah yang beroperasi," cetusnya.

Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dengan tingkat kesejahteraan terendah (Desil 1–4) dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Program ini dirancang sebagai model pengentasan kemiskinan terpadu karena memadukan berbagai program unggulan pemerintah seperti Cek Kesehatan Gratis (CKG), Makan Bergizi Gratis (MBG), jaminan kesehatan PBI-JK, Koperasi Desa Merah Putih, serta Program 3 Juta Rumah bagi keluarga siswa penerima manfaat.

Berdasarkan data Kementerian Sosial ada sebanyak 166 titik Sekolah Rakyat rintisan yang sudah dibangun pada tahun 2025 dengan kapasitas 16 ribu siswa, didukung oleh 2.400 guru dan lebih dari 4.000 tenaga kependidikan di jenjang SD, SMP, dan SMA atau sederajat.

Kementerian Sosial memastikan seluruh Sekolah Rakyat dilengkapi dengan fasilitas teknologi pembelajaran modern, termasuk papan interaktif digital (IFP), laptop dengan akses jaringan internet, serta seragam khusus bagi siswa, guru, dan wali asrama.

Adapun untuk tahap awal, 166 sekolah rakyat rintisan yang tersebar di seluruh Indonesia tersebut masih memanfaatkan fasilitas milik Kementerian Sosial, Balai Latihan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan, dan fasilitas milik pemerintah daerah. Sehingga kemudian pemerintah membangun gedung Sekolah Rakyat permanen yang lahannya disiapkan pemerintah daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.