Kabupaten Cianjur Waspadai Cuaca Ekstrem di Beberapa Hari ke Depan
📅 Jumat, 09 Jan 2026, 19:50 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
CIANJUR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, meningkatkan pengawasan dan pemantauan di sejumlah kecamatan seiring informasi BMKG terkait cuaca ekstrem hujan deras disertai angin kencang yang melanda Cianjur beberapa hari ke depan.
Sekretaris BPBD Cianjur Asep Sudrajat di Cianjur, Jumat (9/1), mengatakan BMKG mengeluarkan peringatan cuaca di sejumlah wilayah Cianjur yang diperkirakan akan turun hujan deras disertai angin kencang merata dari utara sampai selatan.
"Kami meminta masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana terutama Cianjur selatan selalu meningkatkan kewaspadaan karena sebagian besar wilayah Cianjur masuk dalam zona merah tertinggi bencana alam," katanya.
Dia menjelaskan, sejumlah wilayah yang sering terjadi bencana alam seperti banjir, longsor hingga pergeseran tanah saat hujan deras diantaranya di Kecamatan Cidaun, Singangbarang, Agrabinta, Campaka dan sekitarnya.
Sedangkan wilayah yang kerap terjadi pohon tumbang saat hujan deras disertai angin kencang yang harus diwaspadai masyarakat terutama pengendara mulai dari kawasan Puncak, Cipanas-Cianjur, Jalan Raya Bandung-Cianjur, termasuk wilayah Cianjur kota.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ini harus menjadi perhatian masyarakat di seluruh wilayah Cianjur untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, termasuk pengendara agar melintas dengan aman dan nyaman mematuhi anjuran petugas," katanya.
Dia menjelaskan, Pemkab Cianjur sudah menetapkan status darurat bencana sampai April 2026, sehingga puluhan petugas dan 360 relawan disiagakan guna melakukan pengawasan, pemantau dan membuat laporan situasi di lingkup kerjanya masing-masing.
Serta melakukan penanganan cepat termasuk melakukan evakuasi terhadap warga saat terjadi bencana alam, melakukan koordinasi dengan TNI/Polri, aparat desa dan kecamatan dalam upaya penanganan bersama.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami berharap tidak ada bencana alam yang terjadi, namun kesiapsiagaan tetap dilakukan guna penanganan cepat termasuk melakukan evakuasi guna menghindari korban jiwa," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!