Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BGN Targetkan Penambahan Enam Dapur SPPG di Daerah 3T Papua Barat

📅 Jumat, 09 Jan 2026, 17:07 WIB | Oleh:
BGN Targetkan Penambahan Enam Dapur SPPG di Daerah 3T Papua Barat Doc: antara foto
Ket. Koordinator BGN Regional Papua Barat Erika Vionita Werinussa di Manokwari, Jumat (9/1).

MANOKWARI - Badan Gizi Nasional (BGN) menargetkan penambahan enam dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) di Provinsi Papua Barat.

Koordinator BGN Regional Papua Barat Erika Vionita Werinussa di Manokwari, Jumat (9/1), mengatakan penyelenggaraan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) harus menyasar daerah 3T secara bertahap.

“Tahun ini akan dibangun SPPG 3T di Kaimana dua titik, Teluk Wondama satu titik, dan Manokwari Selatan tiga titik,” kata dia.

Ia menjelaskan bahwa standar bangunan dapur SPPG 3T minimal 150 meter persegi, dan menggunakan seluruh peralatan berbahan stainless steel untuk menjaga higienitas makanan.

Pembangunan tersebut akan melibatkan investor secara perorangan, namun setelah beroperasi, pengelolaan setiap dapur SPPG daerah 3T wajib mengatasnamakan yayasan.

“Kemungkinan bulan Januari ini, tim appraisal sudah turun untuk melakukan penilaian di masing-masing lokasi,” ujar Erika.

Meski demikian, dirinya mengakui bahwa Papua Barat masih mengalami keterbatasan jumlah tenaga ahli gizi yang akan mengemban tugas di setiap dapur SPPG Program MBG.

Solusi yang ditempuh mitra pengelola SPPG yang telah beroperasi di wilayah perkotaan, yaitu mendatangkan tenaga ahli gizi dari luar Papua Barat, seperti Papua Barat Daya, bahkan Sulawesi Selatan.

“Kami harus mengakui masalah jumlah ahli gizi di Papua Barat masih sangat terbatas,” ucap Erika.

Menurut dia, BGN juga terus menjalin koordinasi dengan Ketua Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Ahli Gizi (Persagi) Papua Barat Andry Parinussa guna menjawab permasalahan dimaksud.

Kolaborasi BGN dan Persagi tidak hanya mengatasi keterbatasan ahli gizi, melainkan rencana pelatihan untuk meningkatkan kreativitas pengolahan komoditas pangan lokal menjadi menu MBG.

“Selama tahun 2025, SPPG yang beroperasi sudah menggunakan menu lokal, tapi memang butuh pelatihan agar penyajiannya lebih bervariasi,” ucap Erika.

Ia menyebut jumlah penerima manfaat MBG di Papua Barat sepanjang tahun 2025 sebanyak 94.743 orang yang terdiri atas peserta didik dan kelompok 3B (ibu hamil, menyusui, dan balita).

Jumlah itu tersebar di enam kabupaten, yaitu Manokwari, Manokwari Selatan, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Fakfak dan Kaimana. Sedangkan Pegunungan Arfak, dimulai pada Februari 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.