Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Resilien Tanpa Akselerasi, Tantangan Ekonomi 2026

📅 Rabu, 07 Jan 2026, 01:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Namun, Ermatry menilai meningkatnya ketegangan geopolitik, termasuk serangan Amerika Serikat (AS) di Venezuela, menjadi sinyal peringatan. “Gangguan terhadap pasokan energi murah berpotensi mendorong kenaikan biaya produksi di Tiongkok, yang pada akhirnya dapat meningkatkan harga barang impor ke Indonesia,” ujarnya kepada Koran Jakarta, Selasa (6/1).

Dia menambahkan, dalam kondisi daya beli domestik yang belum pulih sepenuhnya dan prospek investasi yang belum membaik signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, tekanan tersebut berisiko menahan laju pertumbuhan ekonomi. Dirinya menegaskan, tanpa langkah korektif, target pertumbuhan ekonomi 5,4 persen pada 2026 akan sulit tercapai.

“Oleh karena itu, pemerintah perlu mempercepat kebijakan pro-investasi sekaligus memperkuat pengendalian inflasi untuk menjaga stabilitas harga dan menopang daya beli masyarakat,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.