Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD: Pergerakan Tanah Terus Terjadi di Area Sinkhole Limapuluh Kota

📅 Selasa, 06 Jan 2026, 17:49 WIB | Oleh:
BPBD: Pergerakan Tanah Terus Terjadi di Area Sinkhole Limapuluh Kota Doc: Antara/Fandi Yogari
Ket. Sejumlah warga melihat dari jauh fenomena sinkhole yang terjadi di Nagari Situjua Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Selasa (6/1).

KABUPATEN LIMAPULUH KOTA, SUMATERA BARAT - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), menyebut hingga saat ini pergerakan tanah terus terjadi di lokasi fenomena sinkhole di Nagari Situjua Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari.

"Hingga saat ini pergerakan tanah masih terus terjadi dan hal ini telah diantisipasi memasang garis polisi di sekitar sinkhole," kata Komandan Regu Tim Reaksi Cepat BPBD Limapuluh Kota Alexandra di Kabupaten Limapuluh Kota, Selasa (6/1).

Alexandra mengatakan petugas telah melakukan pendataan awal mengenai sinkhole atau tanah yang tiba-tiba berlubang di Nagari Situjua Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari. Dari pendataan diketahui lubang itu memiliki panjang 10 meter, lebar tujuh meter dengan kedalaman 5,7 meter.

Pemasangan garis polisi (police line) di sekitar sinkhole ditujukan untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk. Polisi bersama pemerintah setempat mengkhawatirkan lubang semakin membesar dan dapat mengancam keselamatan warga.

"Kami terus mengimbau masyarakat untuk menjaga dan mematuhi peraturan, terutama tidak melewati garis polisi di sekitar tanah yang berlubang," imbau dia.

Terpisah, ahli Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi dan Vulkanologi Ade Edward menyebut fenomena sinkhole atau tanah tiba-tiba berlubang kerap terjadi di daerah batu kapur, seperti di Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota.

Ade menjelaskan Nagari Situjuah merupakan kawasan batu kapur, namun tertutup oleh material erupsi Gunung Sago, sehingga tidak terlihat jelas. Kawasan subur ini umumnya dikelola oleh masyarakat setempat sebagai lahan pertanian.

Sifat dari kawasan batuan kapur adalah mudah larut jika terkena air hujan, kemudian terjadi retakan yang pada akhirnya menciptakan lubang besar atau disebut juga dengan fenomena sinkhole.

Menurutnya, pemerintah daerah atau masyarakat perlu sesegera mungkin menutup atau menimbun lubang tersebut dengan material tanah, pasir, batu hingga dilakukan pengecoran demi mencegah kecelakaan.

"Jadi, ini bukan fenomena baru di Situjuah. Masyarakat lokal kerap menyebutnya dengan istilah Sawah Luluih," ujar dia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Megapolitan
Pemkot Tangerang Tegaskan S...
Daerah
BPBD Jember: Akibat Kemarau...

1.323 Lokasi Fasos Fasum Belum Diserahkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
1.323 Lokasi Fasos Fasum Be...
Advertisement
Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik di Bantargebang, Pemkot Bekasi Bidik Tenaga Kerja Lokal.

Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik di Bantargebang, Pemkot Bekasi Bidik Tenaga Kerja Lokal.

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.