Jelang Ramadan 2026, Grab Ungkap Insight Konsumsi dan Strategi Kampanye Efektif bagi Brand
📅 Senin, 05 Jan 2026, 19:37 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Grab Indonesia
JAKARTA – Menjelang Ramadan 2026, Grab Indonesia membagikan berbagai insight untuk membantu brand dan marketer mempersiapkan kampanye Ramadan secara lebih efektif di ekosistem Grab yang terintegrasi. Data menunjukkan bahwa pola konsumsi masyarakat Indonesia selama Ramadan tidak lagi terpusat pada satu momen, melainkan tersebar sepanjang hari, membuka peluang baru bagi brand lintas industri untuk menjangkau konsumen secara lebih relevan.
Selama Ramadan 2025, Grab mencatat pertumbuhan signifikan di berbagai layanan. Di GrabMart, pembelian bahan masakan seperti daging, makanan beku, dan bumbu meningkat hingga 58%, seiring meningkatnya kebutuhan memasak di rumah.
Permintaan layanan GrabExpress juga naik hingga 40%, didorong oleh tradisi pengiriman hampers dan paket selama Ramadan. Di sisi lain, jumlah pengguna yang bertransaksi menggunakan Grab Dine Out mengalami kenaikan sebesar 51%, seiring aktivitas berbuka puasa di luar rumah.
Sementara itu, pemesanan makanan melalui GrabFood juga tumbuh dengan peningkatan GMV sebesar 11%, dengan menu seperti kolak, gorengan, takjil, dan pisang ijo menjadi pencarian populer. Dari sisi mobilitas, aktivitas masyarakat juga mengalami peningkatan. GrabCar mencatat kenaikan jumlah perjalanan hingga 32% selama periode Lebaran, didorong oleh aktivitas silaturahmi, kunjungan keluarga, hingga mudik.
Pola konsumsi lintas layanan ini menunjukkan bahwa Ramadan menjadi momentum penting tidak hanya bagi sektor makanan dan minuman, tetapi juga bagi brand di berbagai industri untuk hadir di momen konsumsi yang berbeda sepanjang hari.
Sebaiknya Anda baca juga:
Melihat peluang tersebut, Grab melalui GrabAds menghadirkan ekosistem full-funnel marketing yang terintegrasi di dalam maupun luar aplikasi Grab, memungkinkan brand dan marketer menjangkau pengguna Grab di sepanjang perjalanan konsumen, mulai dari tahap membangun kesadaran (awareness) hingga konversi dan loyalitas.
Berbagai format iklan seperti Branded Vehicle Icon untuk meningkatkan visibilitas, In-Feed dan In-Transit Ads untuk mendorong pertimbangan, hingga Search dan Listings untuk konversi langsung, memungkinkan pesan brand hadir secara kontekstual di berbagai aktivitas harian konsumen dalam ekosistem Grab.
Pendekatan berbasis data ini terbukti memberikan dampak bisnis yang nyata. Selama Ramadan 2025, merchant dan partner dari berbagai industri yang menggunakan GrabAds berhasil meningkatkan GMV hingga rata-rata 22%. Salah satu brand minuman kopi, bahkan berhasil meningkatkan jumlah pesanan hingga 40% dibandingkan periode reguler dengan memanfaatkan Feed Card di aplikasi Grab, OOH dari GrabAds, dan Social Media Ads.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Ramadan menghadirkan pola konsumsi yang semakin beragam. Konsumen berpindah dari satu kebutuhan ke kebutuhan lain di waktu yang berbeda sepanjang hari. Brand yang mampu memahami pola ini dan hadir di momen yang tepat akan memiliki peluang lebih besar untuk membangun relevansi dan mendorong aksi konsumen,” ujar Director of Commercial, Grab Indonesia, Roy Nugroho melalui siaran pers pada hari Senin (5/1).
Dengan insight ini, GrabAds mendorong brand dan merchant untuk mulai merencanakan kampanye Ramadan lebih awal, memanfaatkan pemahaman terhadap perilaku konsumen dan ekosistem Grab yang terintegrasi guna memaksimalkan peluang pertumbuhan bisnis selama periode Ramadan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!