Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Kaltim Minta Warga Waspada Gejala Superflu

📅 Senin, 05 Jan 2026, 12:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dinkes Kaltim Minta Warga Waspada Gejala Superflu Doc: ANTARA
Ket. Kepala Dinkes Kaltim Jaya, Mualimin, di Samarinda.

SAMARINDA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengimbau masyarakat, terutama mereka yang baru saja melakukan perjalanan luar negeri, untuk tetap waspada terhadap ancaman penyakit Superflu.

Kepala Dinkes Kaltim Jaya, Mualimin, di Samarinda, Senin (05/1), menjelaskan imbauan ini merujuk pada laporan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI terkait masuknya varian baru influenza ke Indonesia sejak akhir Desember 2025.

"Dalam beberapa waktu terakhir, isu Superflu menjadi perhatian publik setelah dilaporkan terdeteksi di sejumlah wilayah di Tanah Air," ujar Jaya.

Hingga saat ini Dinkes Kaltim mengonfirmasi bahwa kasus Superflu belum terdeteksi di wilayah Kalimantan Timur. Kendati demikian pengawasan terus diperketat guna mencegah terjadinya penyebaran lokal.

Jaya menekankan pentingnya kesadaran mandiri bagi para pelaku perjalanan internasional. Ia meminta warga yang merasakan gejala setelah pulang dari negara dengan tingkat kasus tinggi, seperti Amerika Serikat, untuk segera melapor.

"Masyarakat harus tetap waspada. Kami meminta pelaku perjalanan luar negeri yang mengalami gejala flu untuk segera memeriksakan diri ke puskesmas atau rumah sakit agar bisa segera ditangani secara medis," tuturnya.

Secara umum gejala Superflu menyerupai influenza biasa, seperti demam, batuk, pilek, dan nyeri tenggorokan.

Namun perbedaannya, kata dia, terletak pada durasi penyembuhan. Jika flu biasa umumnya pulih dalam waktu maksimal 10 hari, Superflu dapat bertahan lebih dari 14 hari.

Meski ada peringatan ini, Dinkes Kaltim meminta masyarakat untuk tidak panik secara berlebihan.

Warga diimbau untuk tetap konsisten menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menjaga kebersihan lingkungan, mengonsumsi makanan bergizi, serta meningkatkan daya tahan tubuh sebagai langkah pencegahan utama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.