Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Venezuela Konfirmasi Telah Diserang, Tuduh AS Lancarkan Aksi Militer setelah Ledakan di Ibu Kota

📅 Sabtu, 03 Jan 2026, 15:15 WIB | Oleh:
Venezuela Konfirmasi Telah Diserang, Tuduh AS Lancarkan Aksi Militer setelah Ledakan di Ibu Kota Doc: Istimewa
Ket. Warga berlari di jalan yang gelap di Caracas. Beberapa ledakan keras dilaporkan terjadi di Caracas sekitar pukul 2 pagi hari Sabtu (3/1).

CARACAS - Pemerintah Venezuela menuduh Amerika Serikat menjerumuskan Amerika Latin ke dalam kekacauan dengan tindakan "agresi imperialis" yang "sangat serius" setelah sejumlah ledakan di Ibu Kota Caracas, yang menurut mereka disebabkan oleh serangan AS. 

Dari The Guardian, serangan itu terjadi di Caracas dan negara bagian Miranda, Aragua dan La Guaira, kata pemerintah dalam pernyataan yang dimuat oleh Reuters.

Presiden Donald Trump dilaporkan memerintahkan serangan terhadap negara Amerika Selatan tersebut. Ledakan, suara keras, dan pesawat terbang rendah terdengar di ibu kota Venezuela, Caracas, pada Sabtu (3/1) dini hari di tengah laporan bahwa Trump telah memerintahkan serangan tersebut. Dalam sebuah pernyataan, pemerintah Venezuela mengkonfirmasi bahwa Caracas telah diserang, serta tiga negara bagian lainnya: Miranda, La Guaira, dan Aragua.

“Satu-satunya tujuan serangan ini adalah untuk merebut kendali atas sumber daya strategis Venezuela, khususnya minyak dan mineralnya,” demikian pernyataan tersebut, seraya menyerukan kepada komunitas internasional untuk mengecam apa yang disebutnya sebagai pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional yang membahayakan jutaan nyawa.

Venezuela menolak “agresi militer” oleh Amerika Serikat, kata pemerintah presiden Nicolas Maduro dalam sebuah pernyataan pada Sabtu pagi.

“Rakyat turun ke jalan!” bunyi pernyataan itu. “Pemerintah Bolivarian menyerukan kepada semua kekuatan sosial dan politik di negara ini untuk mengaktifkan rencana mobilisasi dan menolak serangan imperialis ini.”

Pernyataan itu menambahkan bahwa Presiden Nicolás Maduro telah “memerintahkan semua rencana pertahanan nasional untuk dilaksanakan” dan menyatakan “keadaan darurat eksternal”.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
  • Bongkar! Beras Fortifikasi Palsu Dijual Rp42.000, Harga Dinaikkan 300 Persen
    Preview komentar:
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

80 Perusahaan Bekerja Sama PAL Jaya

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
80 Perusahaan Bekerja Sama ...

Daerah-daerah Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Daerah-daerah Siaga Kebakar...
Megapolitan
Bappeda Memilih Bus Sekolah...

Harga Cabai Rawit Rp67.350/Kg, Telur Ayam Rp29.350/Kg

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp67.350/...
Megapolitan
Sebanyak 16 Perusahaan Masi...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.