Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Rupiah Hari Ini Berakhir Melemah 38 Poin, Pasar Masih Cermati Arah Global

📅 Jumat, 02 Jan 2026, 19:25 WIB | Oleh: Tim Penulis

"Trump memperingatkan akan adanya serangan lebih lanjut jika Iran melanjutkan pembangunan kembali program nuklirnya," ujarnya.

Meski demikian, dari dalam negeri, sentimen ekonomi relatif terjaga.

Sektor manufaktur Indonesia kembali mencatatkan kinerja ekspansif pada Desember 2025.

S&P Global melaporkan Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia berada di level 51,2, meski turun dari 53,3 pada November.

Angka tersebut masih berada di atas ambang batas 50, yang menandakan ekspansi telah berlangsung selama lima bulan berturut-turut.

"Pendorong utama ekspansi tersebut berasal dari kenaikan pesanan baru yang terus berlanjut ke bulan kelima. Walaupun laju pertumbuhan permintaan melambat, perusahaan melaporkan bahwa peluncuran produk baru dan bertambahnya jumlah pelanggan menjadi faktor utama peningkatan penjualan," ujarnya.

Namun, pesanan ekspor baru masih mencatatkan kontraksi selama empat bulan berturut-turut.

Untuk perdagangan awal pekan depan, Ibrahim memperkirakan pergerakan rupiah masih akan fluktuatif. Rupiah diproyeksikan bergerak di kisaran Rp16.720 hingga Rp16.750 per dolar AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.