Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemensos Pastikan Anak Yatim Piatu Papua Pegunungan Dapat Perlindungan Maksimal

📅 Jumat, 02 Jan 2026, 23:05 WIB | Oleh:
Kemensos Pastikan Anak Yatim Piatu Papua Pegunungan Dapat Perlindungan Maksimal Doc: ANTARA/Yudhi Efendi
Ket. Staf Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos RI Faisal diwawancarai sejumlah wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

WAMENA - Kementerian Sosial (Kemensos) RI melalui Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak memastikan anak yatim piatu di Papua Pegunungan memperoleh pelayanan maksimal guna memberikan hak hidup lebih layak.

Staf Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos RI Faisal di Wamena, Jumat mengatakan dengan kegiatan koordinasi, sinkronisasi dan pembinaan pelaksanaan rehabilitasi sosial dasar pengelolaan anak yatim piatu lebih optimal di panti asuhan, rumah singgah dan yayasan panti asuhan.

“Kami berharap pengurus 26 yayasan panti asuhan, panti asuhan dan rumah singgah memiliki standar pelayanan anak yatim piatu dapat lebih maksimal di tempatnya masing-masing,” katanya.

Menurut dia, standar pelayanan anak yatim piatu maupun terlantar di panti asuhan, rumah singgah maupun yayasan panti asuhan telah ditetapkan oleh pemerintah sehingga pengelolaannya sesuai dengan standar yang ada.

“Standar pelayanan anak yatim piatu itu bukan sekadar retorika, tetapi harus diterapkan atau dilaksanakan setiap pengurus panti asuhan maupun rumah singgah sehingga anak-anak tersebut memperoleh hak yang baik,” ujarnya.

Dia menjelaskan dalam standar pelayanan anak terlantar meliputi layanan pengasuhan anak, sumber daya manusia (SDM), sarana-prasarananya dan semua kegiatan yang dilakukan dalam pelayanan anak terlantar harus sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

“Terdapat enam standar pelayanan bagi anak terlantar yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Enam standar pelayanan anak terlantar di antaranya pelayanan, program, SDM, sarana-prasarana, sarana hasil memang harus dilengkapi oleh semua lembaga yang mengurus anak terlantar di Papua Pegunungan,” katanya.

Dia menambahkan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Papua Pegunungan harus mendorong 26 panti asuhan, rumah singgah dan yayasan panti asuhan melengkapi dokumen administrasi anak-anak yatim piatu.

“Dokumen administrasi yang baik dan lengkap akan mempermudah kami Kemensos RI memberikan bantuan sosial dalam berbagai bentuk layanan kepada setiap panti asuhan, rumah singgah maupun yayasan panti asuhan di wilayah Papua Pegunungan,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Diajak Dukung Swasembada Gula Nasional.
    Preview komentar:
    swasambada gula juga tidak kalah pentingnya dari swasembada ...
  • Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional
    Preview komentar:
    Sebagai praktisi yang sering berinteraksi dengan sektor distribusi ...
  • Industri Halal Dinilai Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia.
    Preview komentar:
    Membaca ulasan komprehensif ini memberikan perspektif baru yang ...

Sistem Tabela Memodernisasi Pertanian

49 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Sistem Tabela Memodernisasi...

Baru Dibahas, Tarif Parkir Tak Naik

59 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Baru Dibahas, Tarif Parkir ...
Nasional
Aksi Sampaikan Aspirasi Hak...
"Famtrip Marine Maratua 2026" Promosikan Keindahan Bawah Laut Maratua pada Turis Selam Malaysia dan Singapura

"Famtrip Marine Maratua 2026" Promosikan Keindahan Bawah Laut Maratua pada Turis Selam Malaysia dan Singapura

26 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.