Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Lima Tank Tempur Utama Terbaik untuk 2026

📅 Kamis, 01 Jan 2026, 04:05 WIB | Oleh:

Berbeda dari tradisi historis tank Rusia yang dirancang secara pragmatis dan mudah diproduksi massal, T-14 Armata memiliki ambisi teknologi yang tinggi dan, secara teoritis, sangat mengesankan.

Sebaliknya, Armata menekankan perlindungan awak ala Barat dan integrasi sensor canggih, menampilkan menara tanpa awak, sistem perlindungan aktif (APS) untuk mencegat proyektil yang datang, dan serangkaian kemampuan jaringan medan perang digital.

Sebuah artikel Rossiyskaya Gazeta bulan Februari 2015 karya Sergey Ptichkin menyatakan bahwa: “Pelindung depan (peluru awak yang terlindungi) memiliki perlindungan lapis baja gabungan yang dapat menahan hantaman langsung dari semua jenis peluru yang ada saat ini.”

Perlindungan tambahan hadir dalam bentuk Sistem Perlindungan Aktif Afghanit (APS), yang dirancang untuk melacak proyektil yang datang dan menggunakan bahan peledak untuk meledakkannya sebelum mengenai lapisan pelindung tank.

Terlepas dari semua gembar-gembornya, debut tank ini di Suriah tidak berjalan dengan baik. T-14 hanya digunakan secara terbatas di Ukraina untuk tujuan propaganda. Dalam perang di mana Rusia mengeluarkan tank-tank kuno T-62 dan T-54 dari gudang untuk digunakan di garis depan, ini bukanlah pertanda baik bagi kemampuan tempur T-14.

4. Merkava Mark 4, Senjata Ampuh Israel

Merkava adalah tank yang luar biasa , dirancang khusus untuk kebutuhan pertahanan Israel dengan memprioritaskan keselamatan awak dan perbaikan yang cepat. 

Mesinnya yang unik dan terpasang di bagian depan memberikan perlindungan yang kuat bagi awak, sementara fitur-fitur seperti pintu keluar belakang untuk evakuasi awak dan desain modular yang memungkinkan perbaikan mudah meningkatkan efektivitasnya. 

Efektivitas tempurnya dan sistem pertahanan canggihnya menjadikannya tank tempur utama yang tangguh dan sangat cocok untuk Angkatan Pertahanan Israel (IDF).

Mark 4 dilengkapi dengan meriam laras halus IMI 120 mm, yang mampu menembakkan hampir semua versi amunisi tank laras halus 120 mm buatan Barat, serta rudal anti-tank berpemandu LAHAT.

Merkava memiliki dua senapan mesin 7,62 mm yang dipasang di atap, satu untuk komandan dan satu untuk pengisi amunisi, serta satu lagi yang dipasang sejajar dengan meriam utama. Mortir 60 mm juga dipasang untuk menembakkan peluru asap atau menekan tim anti-tank infanteri yang berada di dalam parit.

Semua tank Merkava dilengkapi dengan senapan mesin berat M2 Browning kaliber .50 yang dikendalikan dari jarak jauh , sejajar dengan meriam utama dan dikendalikan dari dalam menara.

Pintu lipat di bagian belakang tank terbuka untuk satu regu infanteri kecil, yang sangat berharga dalam peperangan asimetris, seperti di Gaza dan Lebanon.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Pemkot Bandung Bahas Pengha...

METOO Kembali Hadir di TikTok For You Beauty 2026

51 menit yang lalu | Lili Lestari

Rona
METOO Kembali Hadir di TikT...

Seribu Lebih Warga Jakarta Adukan Masalah SPMB

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Seribu Lebih Warga Jakarta ...

Roy Suryo dan Tifa Ditangkap

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Roy Suryo dan Tifa Ditangkap

Kenali Tanda-tanda Migrain Segera Kambuh

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Kenali Tanda-tanda Migrain ...

Cermati Masa Bediding Saat Puncak-puncaknya Musim Kemarau

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Cermati Masa Bediding Saat ...
Megapolitan
Izin Produksi Perfilman di ...
Daerah
Penguatan Nilai Dolar Tak P...
Jumlah Doktor Masih Rendah, Kemdiktisaintek Buka Afirmasi bagi Dosen NTT.

Jumlah Doktor Masih Rendah, Kemdiktisaintek Buka Afirmasi bagi Dosen NTT.

19 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.