Liburan Tahun Baru Boleh Santai, Urusan Gizi Tetap Dijaga
📅 Kamis, 01 Jan 2026, 19:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA FOTO/Andri Saputra.
JAKARTA – Menjaga kebiasaan makan bergizi seimbang selama liburan tahun baru sebenarnya bukan hal yang ribet. Justru dengan asupan yang tepat, tubuh tetap dapat energi, protein, dan zat gizi penting yang dibutuhkan untuk beraktivitas, meski agenda liburan padat dan jam makan sering berubah.
Liburan sering identik dengan makanan berlemak atau manis berlebihan. Padahal, menambahkan sayur, buah, sumber protein, dan cukup air minum bisa membantu tubuh tetap fit dan tidak gampang drop. Hasilnya, liburan bisa dinikmati tanpa drama kelelahan atau badan terasa berat.
Dengan pola makan yang lebih seimbang, tubuh juga lebih siap kembali ke rutinitas setelah liburan usai. Jadi, sambil menikmati suasana tahun baru, menjaga asupan gizi tetap jadi investasi sederhana agar tubuh tetap bertenaga dan sehat.
Guru Besar di bidang Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga, Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan MS mengatakan mempertahankan kebiasaan makanan bergizi seimbang selama liburan tahun baru dapat memberikan energi serta protein dan zat yang diperlukan tubuh.
“Kebiasaan makan makanan yang seimbang juga menyebabkan kita terjauh dari problem obesitas atau overweight. Nah kalau itu dipertahankan dengan baik, maka apakah tahun baru atau bukan tahun baru, itu bukan menjadi masalah. Sehingga kita bisa melakukan perayaan tahun baru dengan tubuh yang sehat dan bugar,” kata Ali, Rabu (31/12).
Sebaiknya Anda baca juga:
Makanan seimbang yang terdiri dari nasi, lauk, sayur dan buah jika dikonsumsi dalam jumlah yang seimbang akan menjadi sumber energi untuk aktivitas dan juga untuk meningkatkan kekebalan tubuh.
Ali mengatakan, sebenarnya saat perayaan tahun baru jumlah masakan yang dimasak di rumah atau porsi makanan ketika makan di restoran tidak terlalu berlebihan seperti saat perayaan hari raya keagamaan contohnya Idul Fitri.
Ia menambahkan meskipun saat tahun baru mengonsumsi makanan terbilang “berlebihan”, bisa diimbangi dengan adaptasi untuk mengurangi asupan makanan sedikit atau kembali pada pola makan di awal pada keesokan harinya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun yang perlu lebih diwaspadai adalah kurangnya istirahat yang mungkin tidak bisa dihindari karena ingin merayakan tahun baru pada waktu dini hari. Namun untuk mengembalikan stamina setelah begadang, Ali mengatakan dapat ditebus dalam waktu satu sampai dua hari ke depan dengan istirahat yang cukup.
“Intinya adalah bahwa dalam situasi apapun istirahat itu cukup ya, kemudian makan secara cukup, tidak berlebihan dan tidak kekurangan. Itu semuanya akan menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh,” katanya.
Ali mengatakan, kebutuhan suplemen vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh juga perlu disesuaikan kembali dengan kebutuhan individu. Jika sudah merasa cukup dari makanan bergizi seimbang yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral, maka suplemen bukan menjadi sesuatu yang perlu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!