Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KBRI Ottawa Perkuat Kolaborasi Bidang Pendidikan

📅 Sabtu, 06 Sep 2025, 21:10 WIB | Oleh:
KBRI Ottawa Perkuat Kolaborasi Bidang Pendidikan Doc: AFP

JAKARTA - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Ottawa berupaya memperkuat jejaring dan kolaborasi dunia pendidikan antara Indonesia dan Kanada guna mendukung keberhasilan diplomasi budaya serta memperkuat posisi Indonesia di dunia internasional.

Menurut keterangan tertulis KBRI Ottawa di Jakarta, Sabtu, Dubes RI untuk Kanada Muhsin Syihab mengatakan bahwa masih banyak peluang untuk mengembangkan jejaring dan kolaborasi akademisi Indonesia dan Kanada.

Hal itu disampaikan oleh Dubes Muhsin saat melakukan kunjungan kerja dan bertemu dengan para diaspora akademisi Indonesia di Montreal pada 3 September 2025.

Dubes RI itu juga menekankan pentingnya pemetaan ulang kerja sama antara universitas, perluasan kolaborasi riset, dan pertukaran informasi yang sistematis terkait peluang pendidikan tinggi di Kanada.

Para diaspora akademisi Indonesia di Montreal pun sepakat dengan Dubes Muhsin, salah satunya mahasiswa doktoral di McGill University, Ria Dwi Agustina, yang menyoroti pentingnya jejaring akademisi dan pengembangan kapasitas SDM Indonesia sebagai langkah strategis memperkuat kehadiran Indonesia di kancah internasional.

Selain Ria, profesor Materials Engineering di Universitas Laval, Hendra Hermawan, juga menyampaikan bahwa Indonesia perlu memanfaatkan program Canada-ASEAN Scholarships and Educational Exchanges for Development (SEED) dari Pemerintah Kanada, menambahkan bahwa beasiswa tersebut dapat dimanfaatkan untuk melakukan riset jangka pendek.

Profesor Tamu Departemen Obstetri dan Ginekologi di McGill University, Eva Suarthana, menyampaikan bahwa komunitas akademisi di Montreal akan berupaya membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa Indonesia untuk bisa melanjutkan studi ke Kanada.

Dalam mendapatkan tanggapan yang bagus dari akademisi Indonesia tersebut, Dubes Muhsin optimistis bahwa para akademisi tersebut dapat menjadi motor penggerak diplomasi ilmu pengetahuan, memperkuat jejaring internasional, serta meningkatkan citra positif Indonesia di mata dunia.

KBRI Ottawa menyampaikan bahwa Kanada termasuk dalam tujuh negara dengan ekonomi terbesar di dunia dan memiliki sejumlah universitas yang masuk dalam 50 universitas terbaik di dunia menurut berbagai lembaga pemeringkat internasional.

Berdasarkan data resmi Pemerintah Kanada, dalam periode 2015 hingga Maret 2025, rata-rata hanya sekitar 1.200 izin belajar (study permit) per tahun yang diberikan kepada mahasiswa asal Indonesia.

Jumlah tersebut masih jauh di bawah izin belajar yang diberikan kepada pelajar asal Filipina yang mencapai sekitar 11.000 per tahun, dan Vietnam yang mencapai sekitar 8.000 per tahun. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

55 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.