Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

2025 PN7, Kuasi Bulan yang Baru Ditemukan

📅 Rabu, 24 Sep 2025, 07:23 WIB | Oleh:
2025 PN7, Kuasi Bulan yang Baru Ditemukan Doc: JPL-Caltech/NASA
Ket. Ilustrasi seorang seniman menggambarkan sebuah asteroid pada umumnya. Kuasi-bulan 2025 PN7 adalah asteroid yang mengorbit matahari tetapi tampak dekat dengan Bumi.

OBJEK langit berdiameter sekitar 19 meter ini akan “menemani” perjalanan Bumi mengelilingi Matahari selama puluhan tahun ke depan, sebelum akhirnya meninggalkan orbit semu yang unik ­tersebut.

Para astronom telah mengidentifikasi sebuah kuasi bulan atau kuasi satelit (quasi satellite/quasi moon) kecil, bernama 2025 PN7. Dianggap juga sebagai asteroid dekat Bumi objek ini memiliki lebar 19 meter mengikuti orbit Matahari yang tersinkronisasi dengan Bumi.

Ditemukan pada tahun 2025 ini oleh Pan-STARRS di Hawaii Amerika Serikat pada 29 Agustus 2025, namun dari pengamatan arsip telah melacak keberadaannya setidaknya sejak tahun 2014. Riset ini memberikan wawasan tentang objek dekat Bumi, dinamika orbit, dan potensi misi luar angkasa.

2025 PN7, yang kemungkinan telah berada di lingkungan kosmik tersebut selama kurang lebih 60 tahun sebelum pergi. Objek luar angkasa ini cukup kecil benda langit kecil ini diklasifikasikan sebagai asteroid dekat Bumi, yang mengorbit Matahari dalam lintasan yang sangat sinkron dengan Bumi, ketimbang mengorbit Bumi secara ­langsung.

Meskipun redup dan hanya terlihat melalui teleskop berkekuatan tinggi, 2025 PN7 menambah kelas langka kuasi-bulan yang telah diketahui. Penemuan ini menawarkan wawasan berharga bagi para astronom tentang objek dekat Bumi, dinamika orbit, dan potensi misi luar angkasa di masa mendatang.

Tidak seperti bulan tradisional yang mengorbit planet secara langsung, kuasi-bulan mengikuti orbit Matahari yang sangat selaras dengan sebuah planet, sehingga objek ini tampak menemaninya dari waktu ke waktu.

Dalam kasus 2025 PN7, orbitnya mengelilingi Matahari membuatnya tetap dekat dengan Bumi selama beberapa dekade, menciptakan penampakan pendamping kosmik kecil. Kuasi-bulan dipengaruhi oleh gravitasi planet dan Matahari, menciptakan hubungan orbit yang bersifat sementara namun stabil.

Para ilmuwan mempelajari objek-objek ini untuk lebih memahami interaksi gravitasi di tata surya dan bagaimana benda-benda tersebut berpotensi dimanfaatkan untuk eksplorasi atau pertahanan planet.

Jurnalis Prancis Adrien Coffinet pertama kali memperkenalkan 2025 PN7 kepada komunitas astronomi melalui Minor Planet Mailing List, menyoroti perilaku orbitnya yang tidak biasa.

Penulis utama Carlos de la Fuente Marcos dari Universitas Complutense Madrid menekankan pentingnya penemuan ini.

Marcos mencatat bahwa visibilitasnya yang terbatas dari Bumi menjelaskan mengapa asteroid ini tetap tidak terdeteksi begitu lama. Objek 2025 PN7 sangat kecil dibandingkan dengan bulan kuasi lainnya, membuatnya redup dan hanya dapat dideteksi dengan teleskop berdaya tinggi.

Orbitnya mencerminkan orbit Bumi mengelilingi Matahari, menyelesaikan satu orbit Matahari dalam waktu sekitar satu tahun. Para ilmuwan memperkirakan bulan ini akan tetap berada di orbit kuasi ini sebelum gaya gravitasi mengubah ­lintasannya.

Tidak seperti bulan kuasi lainnya yang lebih lama, seperti Kamo’oalewa, orbit 2025 PN7 relatif singkat, menjadikannya pendamping yang langka dan cepat bagi para astronom untuk dipelajari secara detail.

Penemuan Berharga

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.