Piala Afrika: Hakimi Dipastikan Tampil dalam Laga Terakhir Maroko di Babak Grup
📅 Senin, 29 Des 2025, 07:14 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
RABAT, MAROKO — Pemain Terbaik Afrika, Achraf Hakimi, dipastikan akan menjalani penampilan perdananya di Piala Afrika 2025 saat tuan rumah Maroko menghadapi Zambia dalam laga terakhir Grup A, Selasa (30/12) dini hari WIB. Kepastian itu disampaikan langsung oleh pelatih Maroko, Walid Regragui.
“Cara dia bekerja keras untuk bisa kembali sungguh luar biasa. Yang bisa saya katakan, Achraf akan bermain besok,” ujar Regragui dalam konferensi pers di Rabat, Minggu, sehari jelang pertandingan.
Regragui menegaskan, terlepas dari apakah Hakimi akan turun sebagai starter atau dari bangku cadangan, laga kontra Zambia akan menjadi penampilan pertamanya di turnamen tersebut. Bek kanan Paris Saint-Germain itu belum bermain sejak mengalami cedera pergelangan kaki saat membela PSG pada awal November lalu, dan hanya menjadi pemain cadangan yang tidak dimainkan pada dua laga awal Maroko.
“Yang kami inginkan, karena target kami adalah melangkah sejauh mungkin—Achraf bisa berkembang bersama tim dan kami bisa menjaganya tetap fit hingga akhir kompetisi,” lanjut Regragui.
Tanpa Hakimi, Maroko tetap tampil solid. Singa Atlas mengawali turnamen dengan kemenangan 2-0 atas Komoro sebelum ditahan imbang Mali 1-1 pada laga kedua, Jumat lalu. Hasil tersebut menempatkan Maroko di puncak klasemen Grup A dengan koleksi empat poin dari dua pertandingan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kemenangan atas Zambia akan memastikan Maroko lolos ke babak 16 besar sebagai juara grup. Bahkan hasil imbang pun sudah cukup untuk mengantar mereka ke fase gugur.
“Saya rasa banyak orang tidak menyadari betapa besarnya kontribusi Achraf bagi tim ini,” kata Regragui. “Kami memainkan dua pertandingan tanpa pemain terbaik kami, pemimpin, sekaligus kapten tim. Namun kami tidak bersembunyi, pemain lain mampu mengisi perannya.”
“Apakah kami akan menjadi tim yang berbeda dengan Achraf? Tentu saja. Dia adalah pemain terbaik di Afrika, salah satu yang terbaik di dunia,” tegasnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Hakimi mengakui rasa frustrasinya karena belum bisa tampil pada dua laga awal. Ia juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap sebagian suporter Maroko yang sempat mencemooh tim saat bermain imbang melawan Mali.
“Kami tahu tidak selalu mudah. Mereka ingin kami menang dan menyelesaikan pertandingan sejak babak pertama, tetapi kami juga harus menghormati lawan,” ujar Hakimi, bek yang turut membantu PSG menjuarai Liga Champions musim lalu.
“Tidak normal bagi mereka untuk mencemooh kami. Kami ingin dukungan penuh dari suporter,” tambahnya.
Hakimi kemudian membandingkan situasi tersebut dengan pengalamannya di PSG. “Saya pernah merasakannya di Paris Saint-Germain ketika kami tidak menang di Liga Champions. Orang-orang mengatakan kami bukan tim hebat dan pelatih kami juga bukan pelatih hebat. Namun pada akhirnya kami menjadi juara Eropa.”
“Jika para suporter berada di belakang kami, kami bisa menjadi juara Afrika bersama-sama,” katanya.
Di sisi lain, Hakimi juga mengaku senang melihat sahabatnya sekaligus mantan rekan setim di PSG, Kylian Mbappe, yang kini memperkuat Real Madrid—hadir di tribun saat laga melawan Mali.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!