Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terjang Kemarau Panjang! Stok Beras Gorontalo Utara Dipastikan Aman Sampai Akhir Tahun!

📅 Kamis, 27 Agu 2026, 02:25 WIB | Oleh:
Terjang Kemarau Panjang! Stok Beras Gorontalo Utara Dipastikan Aman Sampai Akhir Tahun! Doc: ANTARA/Susanti Sako
Ket. Panen raya masih bergulir di wilayah Kecamatan Kwandang, Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo. Kelompok tani di areal persawahan Desa Bulalo melakukan panen, Rabu (26/8).

GORONTALO - Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Gorontalo Utara memastikan stok dan pasokan beras di wilayahnya aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Desember 2026, Rabu (26/8).

"Menghadapi musim kemarau saat ini, kita bersyukur kantong-kantong produksi beras di daerah ini berhasil melalui masa panen raya," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Gorontalo Utara Ajuba Thalib di Gorontalo Utara, Rabu.

Ia mengatakan stok beras masih cukup untuk kebutuhan sampai akhir tahun, khususnya di wilayah ibu kota kabupaten di Kecamatan Kwandang.

"Kita berharap hal yang sama berhasil dilalui di wilayah kecamatan lainnya," katanya.

Harga beras pun masih stabil, untuk beras medium masih di kisaran Rp13.500 per kilogram sampai Rp14.000 per kilogram, dan beras super di kisaran Rp18.000 per kilogram. Adapula beras SPHP yang beredar seharga Rp12.500 per kilogram.

Beras SPHP tersebut kata Ajuba, sangat menopang kestabilan harga beras di wilayah pesisir tersebut.

Bantuan pangan pemerintah yang sementara bergulir saat ini, diharapkan tetap menunjang stok termasuk kestabilan harga beras di daerah ini.

Ia mengatakan kebutuhan beras di wilayah pesisir tersebut juga dipasok dari beberapa daerah tetangga baik di Provinsi Gorontalo maupun dari luar daerah.

"Kami berharap masyarakat tidak panik, mengingat musim kemarau saat ini juga bertepatan dengan panen raya di sejumlah wilayah kantong produksi beras," katanya.

Warga Gorontalo Utara Nansi Mahmud mengatakan bersyukur di saat musim kemarau ini, menerima bantuan pangan dari pemerintah.

"Alhamdulillah kami sekeluarga mendapatkan bantuan pangan dari pemerintah berupa beras sejumlah 10 kilogram per bulan, untuk kebutuhan tiga bulan," katanya.

Ia berharap bantuan tersebut akan terus ada, khususnya dalam menopang kebutuhan pangan keluarga.

Menghadapi musim kemarau ini, Nansi mengaku belum beraktivitas di ladang akibat kesulitan mendapatkan air.

"Semoga kemarau segera berakhir agar kami pun bisa kembali menanam, khususnya di sawah tadah hujan yang digarap suami sebagai sumber mata pencaharian dan untuk menopang perekonomian keluarga," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Olahraga
Mengharap Final Leo/Daniel-...
Luar Negeri
Bill Gates Peringatkan AI T...
Advertisement
Optimalkan Kapasitas Kapal dan Pembagian Muatan, ASDP Percepat Pemulihan Layanan Ketapang–Gilimanuk

Optimalkan Kapasitas Kapal dan Pembagian Muatan, ASDP Percepat Pemulihan Layanan Ketapang–Gilimanuk

27 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.