Junta Gelar Pemilu Setelah Lima Tahun Perang Saudara
📅 Senin, 29 Des 2025, 02:50 WIB | Oleh: Tim PenulisJunta tersebut sedang melakukan penuntutan terhadap lebih dari 200 orang karena melanggar undang-undang yang sangat keras yang melarang gangguan terhadap pemilu, termasuk protes atau kritik.
Perserikatan Bangsa-Bangsa di Myanmar mengatakan bahwa sangat penting agar masa depan Myanmar ditentukan melalui proses yang bebas, adil, inklusif, dan kredibel yang mencerminkan kehendak rakyatnya.
Putaran kedua pemungutan suara akan berlangsung dua pekan lagi sebelum putaran ketiga dan terakhir pada 25 Januari, tetapi junta telah mengakui bahwa pemilihan tidak dapat dilakukan di hampir satu dari lima daerah pemilihan karena masih terjadinya konflik. AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!