Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Junta Myanmar Gelar Pemilu Setelah Lima Tahun Perang Saudara

📅 Minggu, 28 Des 2025, 09:17 WIB | Oleh: Tim Penulis

Mesin pemungutan suara elektronik baru tidak akan mengizinkan kandidat yang ditulis tangan atau surat suara yang tidak sah.

Represi

Junta menuntut terhadap lebih dari 200 orang karena melanggar undang-undang yang melarang "gangguan" terhadap pemilu, termasuk protes atau kritik.

"Pemilu ini jelas berlangsung dalam lingkungan kekerasan dan penindasan," kata kepala hak asasi manusia PBB, Volker Turk, pekan lalu.

Putaran kedua pemungutan suara akan berlangsung dua minggu lagi sebelum putaran ketiga dan terakhir pada 25 Januari, tetapi junta telah mengakui bahwa pemilihan tidak dapat dilakukan di hampir satu dari lima daerah pemilihan majelis rendah.

Ketika militer merebut kekuasaan, mereka menindas aksi protes pro-demokrasi, banyak aktivis meninggalkan kota untuk bertempur sebagai gerilyawan bersama pasukan minoritas etnis yang telah lama berkuasa di wilayah pinggiran Myanmar.

"Ada banyak cara untuk menciptakan perdamaian di negara ini, tetapi mereka tidak memilih cara-cara itu - mereka memilih untuk mengadakan pemilihan umum sebagai gantinya," kata Zaw Tun, seorang perwira di Pasukan Pertahanan Rakyat pro-demokrasi di wilayah Sagaing bagian utara.

"Kami akan terus berjuang."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

42 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.