Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

133 Kasus DBD Tercatat di Rejang Lebong Sepanjang 2025, Ini Kabar Baiknya

📅 Minggu, 21 Des 2025, 23:49 WIB | Oleh:
133 Kasus DBD Tercatat di Rejang Lebong Sepanjang 2025, Ini Kabar Baiknya Doc: ANTARA/Nur Muhamad
Ket. Arsip foto - Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.

REJANG LEBONG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu mencatat sebanyak 133 kasus demam berdarah dengue (DBD) sepanjang Januari hingga pertengahan Desember 2025.

"Terhitung Januari hingga Oktober 2025 jumlah warga Rejang Lebong yang terserang DBD mencapai 133 orang, sedangkan untuk bulan November dan Desember tidak ada penambahan kasus," kata Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Rejang Lebong Titin Julita saat dihubungi di Rejang Lebong, Minggu.

Dia menjelaskan, dari 133 kasus DBD yang menimpa warga Rejang Lebong tersebar dalam 15 kecamatan tersebut tidak ada korbannya yang dinyatakan meninggal dunia.

Kasus penyebaran DBD di daerah itu, kata dia, menunjukkan tren penurunan tajam dalam beberapa bulan terakhir, hal ini dapat dilihat dengan tidak adanya penambahan kasus baru sampai pada November hingga pertengahan Desember ini.

Turunnya kasus penyebaran DBD di Kabupaten Rejang Lebong ini, dinilainya akibat masifnya penyuluhan yang dilakukan petugas dinas kesehatan di lapangan, serta meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan jalan melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

"Upaya PSN yang dilakukan masyarakat dengan menggelar kegiatan gotong royong di desa dan kelurahan dalam 15 kecamatan di Rejang Lebong terbukti memberikan hasil positif, kasus penyebaran mengalami penurunan drastis," tegasnya.

Kendati dalam beberapa bulan belakangan kasus DBD di Rejang Lebong mengalami penurunan, dia mengimbau kalangan masyarakat daerah itu untuk terus meningkatkan upaya pemberantasan PSN dan gerakan 3M plus serta menjaga kebersihan lingkungan masing-masing.

"Warga diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala demam tinggi mendadak, nyeri otot dan sendi, hingga muncul ruam pada kulit, karena dikhawatirkan terjangkit DBD," terangnya.

Menurut dia, pengasapan atau fogging bukan menjadi solusi utama dalam pengendalian DBD, karena hal itu bersifat sementara dan dilakukan apabila ditemukan kasus tertentu dengan indikasi khusus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.