Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Batasi Wisatawan, Roma Kenakan Biaya Masuk ke Trevi Fontain Mulai Februari 2026

📅 Sabtu, 20 Des 2025, 09:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Batasi Wisatawan, Roma Kenakan Biaya Masuk ke Trevi Fontain Mulai Februari 2026 Doc: mediapolisjournal
Ket. Trevi Fontain di Roma ramai dikunjungi wisatawan.

Roma - Mulai Februari 2026, wisatawan harus membayar biaya masuk sebesar dua euro untuk mendekati Air Mancur Trevi di Roma, kata para pejabat pada hari Jumat (19/12), sebagai upaya untuk mengatasi kunjungan wisata berlebihan.

Karya agung Barok yang terletak di alun-alun publik ini akan tetap dapat dilihat dari kejauhan secara gratis, tetapi akses lebih dekat hanya diperuntukkan bagi pemegang tiket.

"Mulai 1 Februari, kami akan memberlakukan tiket berbayar untuk enam lokasi" di ibu kota Italia, termasuk Air Mancur Trevi, kata Walikota Roberto Gualtieri dalam konferensi pers.

Tiket masuk ke lima lokasi lainnya adalah lima euro (sekitar Rp98.000).

Sebagai latar adegan paling terkenal dalam film Federico Fellini "La Dolce Vita", ketika aktris Anita Ekberg berendam, air mancur abad ke-18 ini menjadi tujuan utama bagi banyak pengunjung yang menjelajahi Kota Abadi.

Mengucapkan harapan dan melempar koin ke dalam air adalah tradisi yang begitu kuat sehingga pihak berwenang mengumpulkan ribuan euro setiap minggu untuk disumbangkan ke badan amal Caritas.

Kerumunan di alun-alun yang mengelilingi mahakarya Barok itu seringkali begitu padat sehingga sulit untuk melihatnya dengan jelas.

Gualtieri mengatakan jumlah yang sangat besar tersebut menciptakan "kemacetan" yang disebabkan oleh "masalah terkenal yaitu pariwisata berlebihan".

Ratusan wisatawan terlihat berkerumun di sekitar air mancur pada hari Jumat, banyak di antara mereka mengangkat ponsel untuk mengambil gambar.

Keheningan hanya terpecah oleh suara peluit para penjaga yang mengendalikan pergerakan kerumunan dan memastikan wisatawan tidak melanggar aturan, seperti larangan minum dari air mancur.

Seharusnya Gratis

"Kurasa ini tidak bagus. Seharusnya gratis," kata seorang turis dari Teluk sambil mendorong putrinya di kereta bayi dalam antrean untuk mengunjungi area tepat di depan air mancur.

Seorang turis dari Korea Selatan mengatakan dia berpikir lagi apakah akan berkunjung lagi setelah aksesnya berbayar.

Antara tanggal 1 Januari dan 8 Desember, sekitar sembilan juta wisatawan telah mengunjungi area tepat di depan air mancur tersebut -- rata-rata 30.000 orang per hari, kata Gualtieri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Luar Negeri
Perubahan Iklim Picu Laut E...
Luar Negeri
Singapura Gandeng Tiongkok ...
Olahraga
Target Podium Ana/Trias Mak...
Olahraga
Pogba dan AS Monaco Putus K...
Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.