Presiden Prabowo Ikut Menyantap Nasi Goreng di Dapur Umum Pengungsi Agam
📅 Kamis, 18 Des 2025, 14:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara Foto
Presiden Prabowo Subianto ikut menyantap habis sepiring nasi goreng yang dimasak oleh prajurit TNI bersama ibu-ibu pengungsi di dapur umum posko pengungsian Desa Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Kamis.
Di posko pengungsi, Presiden mendatangi dapur umum, yang juru masaknya sebagian besar merupakan prajurit TNI, dibantu oleh ibu-ibu pengungsi. Presiden kemudian mengecek menu santap pagi yang dimasak saat itu untuk para pengungsi, yaitu nasi goreng dan telur ceplok.
Presiden kemudian menghampiri para juru masak itu dan menyalami mereka, kemudian di area dapur yang lain, salah satu juru masak menyiapkan sepiring nasi goreng lengkap dengan telor ceplok untuk disantap oleh Presiden.
"Ini nasi goreng karena saya yang dateng ya?" tanya Presiden kepada para juru masak.
Dalam sejumlah acara, Presiden menyebut nasi goreng merupakan makanan favoritnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, yang berdiri di dekat Presiden, kemudian bertanya rasa nasi goreng yang disantap oleh Presiden.
"Ini lumayan, enak," kata Presiden sambil memakan nasi goreng buatan dapur umum di pengungsian SDN 05 Kayu Pasak, Salareh Aia, Agam.
"Kok tahu saya belum makan pagi?" tanya Presiden kepada para prajurit juru masak.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Siap!" jawab para prajurit itu kepada Presiden.
Beberapa wartawan yang mengikuti Presiden kemudian bertanya rasa nasi goreng yang disantap.
"Enak, lauknya telor ceplok," jawab Prabowo kepada para wartawan.
Presiden kemudian menyantap habis sepiring nasi goreng dan telor ceplok yang diberikan oleh para prajurit di dapur umum. "Terima kasih ya," kata Presiden kepada para prajurit.
Presiden Prabowo kemudian menyalami satu per satu prajurit yang memasak di dapur umum tersebut, dan menanyakan asal mereka satu per satu.
Selepas itu, Menhan Sjafrie kemudian menawarkan segelas kopi lokal untuk Presiden yang diseduh di dapur pengungsi. Presiden juga mencicipi minuman tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!