Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Sukabumi: Longsor dan Banjir Terjadi di Sembilan Kecamatan

📅 Selasa, 16 Des 2025, 07:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Sukabumi: Longsor dan Banjir Terjadi di Sembilan Kecamatan Doc: ANTARA
Ket. BPBD Kabupaten Sukabumi Jawa Barat melaporkan bencana longsor dan banjir menimpa sembilan kecamatan dan petugas gabungan sedang melakukan upaya penanggulangan dan memberikan bantuan.

KABUPATEN SUKABUMI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, melaporkan bahwa bencana longsor dan banjir menimpa sembilan kecamatan dan petugas gabungan sedang melakukan upaya penanggulangan dan memberikan bantuan.

Manager Pusat Pengendalian Operasi BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, kepada ANTARA di Kabupaten Sukabumi, Selasa (16/12) pagi, mengatakan pihaknya pada Senin (15/12) malam telah melaporkan langsung perihal kejadian itu kepada Bupati Asep Japar dan unsur terkait lainnya.

Ia menyebutkan bencana di Kecamatan Warungkiara terjadi di Kampung Lio Cilandak RT 05/01 Desa Sirnajaya berupa longsor yang menutupi akses jalan kabupaten. Di Kampung Cigadog RT 02/07 Desa Bantarkalong longsor juga menutup jalan kabupaten di samping jembatan Cimandiri Leuwi Lalay.

Jembatan Cikolomeran penghubung Desa Hegarmanah-Bantarkalong ambruk, sementara jalan desa di Kampung Bojonghaur ambles.

Banjir bandang di Desa Mekarjaya menghancurkan area pertanian sekitar 2 hektare

Di Kecamatan Caringin, longsor terjadi di Kampung Peundeuy RT 03 RW 08 Desa Seuseupan, lalu di Kampung Jaura RT 03 RW 10 Desa Seuseupan saluran irigasi Cibalung jebol dan tidak bisa mengairi lahan kolam dan sawah warga.

Di Kecamatan Cibadak longsor yang terjadi di Kampung Cibatu hilir RT 02/011 Desa Sekarwangi menimpa lima rumah warga, di Kampung Peundeuy RT 03/09 Desa Warnajati juga terjadi longsor dan dua unit rumah terancam.

Di Kecamatan Ciemas longsor terjadi di Kampung Mekarasih RT 05/03 Desa Ciemas sehingga jalan Mekarasih - Pamuyangan tidak dapat dilalui kendaraan dan menimpa satu unit rumah.

Di Kecamatan Cikembar, longsor menyebabkan pergeseran tanah di Kampung Cicatih RT 01/05 Desa Cimanggu, menimpa dua rumah dan harus di relokasi ke tempat aman.

Lalu longsor di Kampung Muara Cisampih RT 003/010 dan Kampung Genteng RT 002/006 Desa Sukamaju Kecamatan Cikembar menimpa rumah warga dan menutup jalur irigasi Cicatih. Longsor juga terjadi Kampung Muara Cisampih RT 003/010 Desa Sukamaju

Di Kecamatan Jampang Tengah longsor menimpa Kampung Pasirmalang RT 001/008 Desa Jampangtengah, Kampung Cibuhung RT 01/02 Desa Mangunjaya, Kampung Cibogo RT 01/12, dan Kampung Cijagung RT 06/11 Desa Bojonggaling, Kampung Citamiang dan Kampung Pasapen Desa Bantargadung, serta Kampung Rawatan RT 05/06 Desa Bantargebang.

Longsor dan banjir juga menimpa Kecamatan Simpenan, yakni di Kampung Sawah Tengah RT 06/15 Desa Cidadap Kecamatan Simpenan. Satu rumah hanyut dan penghuninya mengungsi, sedangkan 15 rumah lainnya terdampak.

Di Kampung Cikadaka RT 03/14 Desa Cidadap banjir juga menimpa 20 rumah dan longsor, lalu di Kampung Babakan Cisarua RT 02/14 Desa Cidadap menimpa 20 rumah, serta juga di Kampung Legok Loa RT 08 dan 09 RW 02 Desa Cibuntu.

Daeng menegaskan bahwa jajarannya dibantu aparat terkait sedang bahu membahu menanggulangi bencana tersebut dan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Bagi hasil 92:8,tapi dilapangan jemput antar jauh,habis lebih ...
    Gojek bohong sekarang ongkos makin parah aja aplikor ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Gempa Dahsyat M7,7 di Flores NTT Memicu Evakuasi Massal

Gempa Dahsyat M7,7 di Flores NTT Memicu Evakuasi Massal

15 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.