Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Surabaya Pastikan Harga Pangan Aman saat Natal dan Tahun Baru

📅 Senin, 15 Des 2025, 06:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Surabaya Pastikan Harga Pangan Aman saat Natal dan Tahun Baru Doc: ANTARA
Ket. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya memastikan harga dan juga pasokan pangan akan aman menjelang pelaksanaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), sehingga masyarakat tidak perlu panik saat pelaksanaan pergantian tahun ini.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, di Kota Surabaya, Minggu (14/12) malam, mengatakan pengendalian harga kebutuhan pokok di Surabaya masih berada dalam koridor yang ditetapkan pemerintah pusat.

"Meski terdapat kenaikan pada sejumlah komoditas, seperti cabai rawit, namun secara umum harga pangan masih terkendali dan pasokan tetap mencukupi," ujarnya.

Ia mengemukakan kenaikan harga cabai rawit dipengaruhi oleh faktor cuaca ekstrem dan gagal panen di daerah penghasil.

"Namun di Surabaya, harganya masih berada di bawah batas tertinggi yang ditetapkan kementerian," katanya.

Untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga, Pemkot Surabaya terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), hingga Forkopimda Kota Surabaya.

"Pemkot ada meeting poin dengan OJK, Bank Indonesia, dan Forkopimda terkait dengan bahan pokok menghadapi Natal dan tahun baru," katanya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya Antiek Sugiharti, memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di Surabaya dalam kondisi melimpah. Sebagian, besar harga komoditas pangan relatif stabil menjelang Nataru.

"Sebanyak 12 komoditas utama menjadi fokus pengawasan, diantaranya daging sapi, daging ayam ras, telur ayam ras, cabai rawit, cabai merah besar, bawang merah, bawang putih, kedelai, gula, dan minyak goreng," katanya.

Antiek mengimbau masyarakat agar berbelanja dengan bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

"Belanja secukupnya saja. Selain ketersediaan aman, belanja berlebihan juga berpotensi menimbulkan food loss atau pemborosan yang justru merugikan," ujarnya.

Ia mengatakan, dari data yang ada harga cabai merah besar masih tergolong stabil, meskipun sempat mengalami fluktuatif di beberapa pekan terakhir.

"Ini (cabai merah besar) agak ada kenaikan, tapi tidak terlalu tinggi, tidak terlalu signifikan ya. Harganya, hanya naiknya sekitar dari Rp44 ribu, Rp46 ribu, Rp47 ribu, hingga Rp48 ribu. Jadi Rp2.000 sampai Rp3.000 kenaikannya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Aksi Jual Pasar Teknologi M...

Wabah Ebola di Kongo Telah Tewaskan 4.381 Jiwa

18 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola di Kongo Telah ...

BMKG Prediksi El Nino akan Bertahan hingga Awal 2027

23 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BMKG Prediksi El Nino akan ...
Advertisement
Penumpang LRT Sumsel Diimbau Kenakan Masker

Penumpang LRT Sumsel Diimbau Kenakan Masker

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.