Seragam Beragam! Padepopan 2025 Jadi Festival Musik Paling Unik di Depok
📅 Jumat, 12 Des 2025, 15:10 WIB | Oleh: Alfina Febriyana
Doc: Istimewa
JAKARTA - Festival musik baru Padepopan di Depok merupakan persembahan dari Junior Digital Indonesia dan Memorise Fun Club sama dengan yang membuat Pesta Bebas Berselancar (PBB) dan Hadjatan Keliling Kota (Djatlingko). Padepopan mengusung tema “Seragam Beragam”, seperti kota Depok yang punya banyak keberagaman, irisan budaya yang banyak, ras, jenis pekerjaan, agama hingga sejarah kotanya.
Acara berlangsung pada 7 Desember 2025 di lokasi yang tidak biasa dan jarang digunakan festival musik, yaitu Jatijajar Transit Hub atau Terminal Jatijajar, Depok, lokasi yang masih aktif menjadi tempat berkumpulnya kendaraan umum yaitu Bis antar kota. Saat acara berlangsung pun bis tetap aktif dan beroperasi sebagaimana mestinya.
Area Kuliner Padepopan
Padepopan sebagai Pusat Kumpul Warga sesuai dengan nama Padepopan yang berasal dari kata “Padepokan” dan tema “Seragam Beragam”, Padepopan bukan hanya sekedar festival musik. Padepopan sebagai tempat berkumpulnya para pelaku musik, local heroes, dan komunitas lokal Depok yang dirayakan bareng beragam warga muda Depok maupun luar Depok.
Deretan Line-Up Terdepan
Padepopan menghadirkan tujuh musisi dari berbagai genre dan daerah di panggung utama, Bricks Stage. The Cottons membuka dengan energi yang hangat, Banda Neira tampil saat hujan turun cukup deras, namun penonton tetap ikut bernyanyi sehingga suasana terasa syahdu.
Olsam sebagai Local Hero Depok menghibur dengan set yang hidup, Nosstress dari Bali tampil untuk pertama kalinya di Depok, di lagu terakhir mereka turun ke depan barikade untuk menyapa dan berterima kasih atas dukungan penonton.
Sebaiknya Anda baca juga:
Setelah break magrib, Hindia dan .Feast membantu penonton menyalurkan keresahan dan suara kritis mereka lewat momen yang hangat dan penuh energi, dan White Chorus menutup Bricks Stage menyanyikan lagu “Minggu” dengan meriah.
Alter Stage
Panggung kedua, Alter Stage dikurasi Pemuda Dalam Gang, yang merupakan kolektif asal Depok, membawakan local heroes Depok seperti Corale Riff, Arc Yellow, Jarah yang membawa Gerakan Aceh Mencukur untuk live mencukur saat tampil, Saling Sapa yang dibajak Kolase Kultur sesi talk show bersama penggiat seni.
Aduy Kicuy dan Benang Kenur membuat penonton lepas penat dengan tawa yang terus pecah sepanjang set, dan The Gedor singkatan dari Gerobak Dorong yang ternyata memang Dangdut Keliling asli sekitar Depok, berhasil menutup Alter Stage dengan asyik.
Dua Panggung dan Zona Kreatif Komunitas
Sebaiknya Anda baca juga:
Di tahun pertama ini, Padepopan menghadirkan satu panggung utama, yaitu Bricks Stage dan Alter Stage, sebuah panggung intimate yang dikurasi oleh Pemuda Dalam Gang.
Tidak hanya panggung, di Padepopan terdapat zona komunitas yaitu Tengkulak Kalcer oleh Pemuda Dalam Gang yang menjadi ruang temu dan eksplorasi yang melibatkan berbagai aktivitas kreatif, antara lain:
- Gerakan Aceh Mencukur, experience pameran cukur dari Depok ke Sumatera menggunakan sepeda.
- Dalmention, Showcase dan rework memodifikasi pakaian untuk menjadi lebih fresh.
- Gambar Bagus, tempat mengabadikan momen kalian melalui gambar di tempat langsung.
- Dalam Gang Recs dan Kios Warga, tempat kalian bisa menemukan kaset, vinyl dan merch dari local heroes Depok.
- Bee n Beads, workshop gelang, kalung, cincin, dan aksesoris lainnya.
- LCKYDY, workshop merajut dan menyulam dari benang menjadi barang.
- Tangled Stuff, tali temali menjadi silaturahmi.
Ruang Inklusivitas, UMKM, dan Kolaborasi Bank Sampah Induk
Padepopan memastikan ruang yang inklusif dan ramah bagi semua pengunjung yang ramah bagi pengunjung disabilitas, orang tua, anak kecil dan ibu hamil, tersedia pula 2 titik area khusus merokok.
Selain itu, lebih dari 22 tenant UMKM lokal akan meramaikan Area Kuliner, menjadikan Padepopan menghadirkan ruang seni yang hidup sambil memberi dorongan nyata bagi pelaku ekonomi kreatif di Depok.
Padepopan juga berkolaborasi dengan Bank Sampah Induk Rumah Harum, yang menyediakan drop box untuk memilah tempat sampah, nantinya sampah yang terkumpul dari Padepopan akan dikirim ke Bank Sampah Induk Rumah Harum untuk diproses daur ulang.
Padepopan sebagai Ruang Kumpul Baru di Depok
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!