Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Marinir AS Uji Replikasi Drone Kamikaze Iran Shahed-136

📅 Jumat, 12 Des 2025, 00:05 WIB | Oleh:

Dianggap sebagai versi LUCAS jarak jauh, Arrowhead dapat membawa muatan hingga 100 pon sejauh 1.500 mil laut, kata Beck kepada kami. Itu mirip dengan drone Shahed-136 yang diproduksi oleh Iran dan dimodifikasi oleh Rusia untuk digunakan melawan Ukraina. Model LUCAS yang saat ini dikerahkan ke Timur Tengah lebih kecil dan memiliki daya tahan yang jauh lebih rendah serta kapasitas muatan sekitar setengahnya.

Meskipun konsep umumnya telah ada selama beberapa dekade , amunisi serang satu arah bersayap delta serupa terus bermunculan secara global di antara sekutu dan musuh potensial, termasuk di Tiongkok . Rusia juga dikabarkan membantu Korea Utara dalam membangun kapasitas domestiknya sendiri untuk memproduksi Shahed-136, atau turunannya, sebagai bagian dari imbalan atas bantuan Pyongyang dalam memerangi Ukraina .

Beck juga memberi tahu kami bahwa Griffon telah "menerbangkan pesawat-pesawat ini sangat sering" dan telah diluncurkan secara pneumatik dan dari truk. Ada rencana untuk menggunakan lepas landas dengan bantuan roket (RATO), tetapi itu belum diuji, tambahnya. Ketika ditanya apakah ini telah diuji dengan muatan kinetik, Beck menolak berkomentar.

Meskipun jenis senjata ini memiliki sejarah pengembangan yang panjang, para pejabat Iran mengejek AS karena meniru desainnya.

“Tidak ada sumber kebanggaan dan kehormatan yang lebih besar daripada melihat negara-negara yang mengklaim sebagai kekuatan super teknologi berlutut di hadapan drone Iran dan mengkloningnya,” Brigjen Abolfazl Shekarchi kepada wartawan pada hari Selasa .

Kenyataannya adalah Iran sebenarnya tidak menciptakan konfigurasi ini, konfigurasi ini sudah ada sejak beberapa dekade lalu dari desain Barat dan Israel sebagian besar mempelopori penggunaan operasional amunisi serang satu arah jarak jauh.

Dengan penyebaran mendadak LUCAS ke Timur Tengah sebagai senjata kinetik dan sekarang Marinir menguji konsep tersebut untuk melihat apakah sesuai dengan kebutuhan mereka, masa depan tiruan Shahed-136 buatan Amerika ini tampak sangat cerah. Dan kita mungkin hanya melihat awal dari apa yang akan menjadi senjata utama yang diproduksi massal dan akan dikerahkan secara besar-besaran di seluruh Eropa dan Pasifik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

52 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.