Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Data Mengejutkan! Menteri ATR/BPN Desak Kalteng Percepat Sertifikasi Ribuan Rumah Ibadah

📅 Kamis, 11 Des 2025, 16:40 WIB | Oleh:
Data Mengejutkan! Menteri ATR/BPN Desak Kalteng Percepat Sertifikasi Ribuan Rumah Ibadah Doc: ANTARA/Muhammad Arif Hidayat
Ket. Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menyerahkan sertifikat secara simbolis kepada Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran yakni Sertifikat Hak Pakai atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk Sekolah Khusus, Palangka Raya, Kamis (11/12).

PALANGKARAYA - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid meminta kepala daerah di Kalimantan Tengah mempercepat sertifikasi rumah ibadah dan tanah wakaf.

Dari ribuan aset keagamaan yang ada, baru sebagian yang memiliki sertifikat, sehingga pemerintah diminta membentuk tim khusus agar kepastian hukum dan perlindungan aset umat dapat segera diwujudkan.

"Pak bupati, wali kota ayo kita sama-sama. Kita sertifikatkan bersama-sama," jelasnya saat rakor kebijakan pertanahan dan tata ruang bersama kepala daerah Se-Kalteng di Palangka Raya, Kamis.

Dalam paparannya, Nusron menyampaikan, dari sebanyak 7.283 rumah ibadah yang ada di Kalimantan Tengah baru sebanyak 2.289 bidang di antaranya yang telah bersertifikat, atau 31,43 persen.

Sedangkan untuk pendaftaran tanah wakaf, dari jumlahnya yang mencapai 3.502 di Kalimantan Tengah hanya 1.246 bidang di antaranya yang telah bersertifikat atau 35,58 persen.

"Saya menyampaikan terima kasih kepada Barito Selatan, Barito Timur dan Murung Raya karena sudah 100 persen rumah ibadahnya bersertifikat, ini bisa menjadi contoh," tegasnya.

Selain meminta para kepala daerah, Nusron juga mendorong seluruh organisasi keagamaan di Kalimantan Tengah untuk segera mendaftarkan dan menyertifikatkan tanah yang dimiliki umat.

Langkah ini dinilai penting untuk memberikan kepastian hukum sekaligus menjaga aset keagamaan, agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Saya minta tolong, bentuk tim khusus dan buat loket khusus untuk rumah ibadah, melayani pendaftaran tanah wakaf dan tanah organisasi keagamaan," ucapnya.

Sementara itu, dalam rakor ini Menteri ATR/BPN juga menyerahkan sertifikat secara simbolis kepada 13 penerima sertifikat dengan total 18 sertifikat yang diberikan, di antaranya kepada Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran yakni Sertifikat Hak Pakai atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk Sekolah Khusus.

Kemudian Wali Kota Palangka Raya Sertifikat Hak Pakai atas nama Pemerintah Kota Palangka Raya untuk Sekolah Rakyat, Bupati Kapuas Sertifikat Hak Pakai atas nama Kabupaten Kapuas untuk Sekolah Rakyat, serta lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.