Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mendag Sebut Ekosistem Modest Fashion Penting untuk Pasar Global

📅 Rabu, 10 Des 2025, 19:33 WIB | Oleh:
Mendag Sebut Ekosistem Modest Fashion Penting untuk Pasar Global Doc: RRI/Eliana Zahra
Ket. Menteri Perdagangan, Budi Santoso (kiri) dan Founder Modestalk, Hanna Faridl

JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso, menekankan penguatan ekosistem modest fashion nasional merupakan strategi utama menembus pasar global. Menurut dia, kolaborasi industri menjadi kunci peningkatan daya saing.

Ia pun mengatakan diperlukan sinergi menyeluruh antara pelaku industri, desainer, dan konsumen dalam memperkuat ekosistem.

“Kita ingin tumbuh bersama dengan industri yang besar, yang menengah, yang kecil termasuk bagaimana kita menumbuhkan ekosistem modest fashion di Indonesia,” ujar Budi dalam Jakarta Modest Summit 2026, di Jakarta, Rabu (10/12).

Menurut dia, daya saing produk modest fashion nasional terus meningkat melalui kolaborasi lintas sektor yang semakin solid.

“Daya saingnya sudah bagus, tinggal bagaimana sebenarnya ekosistem kita berjalan,” ujar Budi.

Ia menyoroti pentingnya memperkuat promosi agar produk lokal mampu menandingi kampanye merek asing. Menurutnya, peningkatan visibilitas dapat memperkuat posisi produk nasional di pasar.

Pemerintah terus mendorong UMKM melalui program UMKM BISA Ekspor untuk memperluas akses pasar luar negeri.

“Kita mempunyai perwakilan di 33 negara yang siap membantu ekspor,” kata Budi.

Ia mengatakan, peluang ekspor semakin terbuka karena kerja sama dagang memungkinkan tarif lebih kompetitif. “Kalau nanti ekspor ke EU sudah dapat 0 persen,” kata dia.

Sementara, ekosistem digital menjadi instrumen penting bagi industri untuk memperluas jangkauan pasar domestik. Untuk itu diperlukan keseimbangan antara produsen dan platform e-commerce.

Pada kesempatan yang sama, Founder Modestalk, Hanna Faridl, mengatakan penguatan ekosistem penting karena banyak brand menghadapi tantangan sepanjang tahun.

“Semester pertama itu sulit banget, tapi tiga bulan terakhir penjualan naik,” ujar Hanna.

Menurut dia, modestalk membantu brand melalui koneksi dengan kreator, jastiper, dan afiliator untuk memperluas penjualan. Ia mengatakan, model kolaboratif itu dirancang agar pelaku industri dapat tumbuh bersama.

Hanna juga memperkenalkan inisiatif pembukaan akses pasar bagi brand Indonesia di Inggris. “Harapan kami 2026 dapat memperkenalkan produk Indonesia di market UK,” ucap Hanna. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.