Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dispar Mataram Bersihkan Pantai dari Tumpukan Sampah

📅 Rabu, 10 Des 2025, 15:59 WIB | Oleh:
Dispar Mataram Bersihkan Pantai dari Tumpukan Sampah Doc: ANTARA/HO-Dispar Mataram
Ket. Dinas Pariwisata Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, bekerja sama dengan kelurahan dan kecamatan, serta pelajar melakukan aksi bersih-bersih di Pantai Loang Baloq.

Mataram -- Dinas Pariwisata Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), menggelar kegiatan bersih-bersih pantai guna mengatasi tumpukan sampah.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram Cahya Samudra, di Mataram, Rabu, mengatakan kegiatan bersih pantai tersebut difokuskan di Pantai Loang Baloq.

"Kegiatan bersih pantai kami laksanakan sebulan sekali di akhir pekan dan kami sudah mulai pada Minggu (7/12)," katanya.

Kegiatan itu, lanjutnya, melibatkan masyarakat, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), aparat kelurahan, dan Kecamatan Sekarbela, bahkan siswa yang berada di sekitar kawasan pantai.

Menurutnya, dari hasil kegiatan bersih-bersih pantai yang dilaksanakan akhir pekan lalu, jumlah sampah yang berhasil dikumpulkan mencapai sekitar 6 ton.

"Tingginya volume sampah di kawasan pantai dipicu karena saat musim hujan sampah lebih banyak muncul di daerah pesisir," ujarnya.

Ia mengatakan, sampah tersebut merupakan sampah dari hulu yang selama ini mungkin tersangkut, dan ketika hujan terbawa arus ke muara kemudian kembali ke pinggir pantai karena terbawa arus ombak laut.

"Kondisi itu sudah menjadi siklus tahunan, yang harus diperhatikan agar kawasan objek wisata pantai bisa tetap bersih, aman, dan nyaman dikunjungi," katanya.

Cahya mengatakan sampah yang ditangani di pantai itu bukan dari sampah pengunjung, sebab untuk sampah pengunjung pihaknya sudah menyediakan sekitar 15 unit tempat pembuangan sampah di berbagai titik untuk mengakomodasi kebutuhan pengunjung.

"Di seputar Taman Loang Baloq, kami sudah siapkan tempat sampah sekitar 15 unit. Jadi sampah yang kami tangani di pantai merupakan sampah kiriman dari hulu," katanya.

Untuk meminimalkan sampah di pantai, Cahya berharap partisipasi masyarakat agar menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya dan tidak membuang di saluran atau sungai yang akhirnya berpotensi terjadi penumpukan di kawasan pantai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.