Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bulog Pastikan Beras Haji 2026 Berasal dari Panen Terbaru Petani Indonesia

📅 Jumat, 13 Feb 2026, 22:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bulog Pastikan Beras Haji 2026 Berasal dari Panen Terbaru Petani Indonesia Doc: Antara
Ket. Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menghadiri pertemuan strategis di Annex Building Kantor Urusan Haji Indonesia, Jeddah, Arah Saudi, Kamis (12/2).

Jakarta - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memastikan pemanfaatan beras untuk jamaah haji Indonesia yang dikirim ke Arab Saudi, bersumber dari panen terbaru petani di dalam negeri.

"Beras yang kami kirim ke Arab Saudi merupakan beras super premium, pecahan di bawah 5 persen, kadar air rendah, dan diproses dari hasil panen terbaru," kata Rizal dalam keterangan dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (13/2).

Rizal menghadiri pertemuan strategis di Annex Building Kantor Urusan Haji Indonesia, Jeddah, bersama Kementerian Haji dan Umrah RI serta Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Limited, dalam rangka penguatan sinergi layanan jamaah haji 1447 H/2026 M.

Rizal menyampaikan pertemuan itu membahas optimalisasi layanan konsumsi jamaah, termasuk pemanfaatan beras premium produksi dalam negeri sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan dan kebanggaan nasional.

Ia menegaskan kebijakan itu merupakan bagian dari mandat nasional untuk memastikan kemandirian pangan sekaligus meningkatkan mutu konsumsi jamaah haji Indonesia.

“Indonesia telah berhasil mencapai swasembada pangan dengan stok beras tertinggi sepanjang sejarah. Ini bukan sekadar soal harga, tetapi soal harga diri bangsa,” ujar Rizal.

Lebih lanjut Rizal menekankan penggunaan beras dalam negeri bertujuan menjaga kesehatan dan daya tahan jamaah Indonesia, mengingat selera konsumsi yang lebih sesuai dengan karakter pangan nasional.

“Jamaah kita terbiasa mengonsumsi nasi pulen khas Indonesia. Dengan menghadirkan beras nasional, diharapkan asupan gizi dan stamina jamaah selama menjalankan ibadah Haji dapat terjaga dengan lebih baik,” tambahnya.

Melalui kerja sama ini, tambah Rizal, Bulog, Kementerian Haji, dan BPKH Limited menargetkan peningkatan kualitas layanan konsumsi jamaah, pemanfaatan produk pangan nasional, serta penguatan citra Indonesia di tingkat internasional, khususnya dalam penyelenggaraan ibadah haji 2026.

Bulog menargetkan pengiriman awal sebanyak 2.280 ton beras premium ke Arab Saudi pada minggu ketiga Februari 2026, sesuai dengan permintaan yang telah disepakati.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia Jaenal Effendi menyampaikan kerja sama lintas sektor itu merupakan bagian dari strategi peningkatan kualitas layanan haji, termasuk optimalisasi fasilitas komersial di hotel-hotel jamaah di Makkah serta penguatan ekosistem ekonomi haji.

“Kami mendorong sinergi dengan Bulog dan BPKH Limited untuk memastikan kualitas layanan konsumsi, tata kelola hotel, serta optimalisasi nilai ekonomi yang tetap berorientasi pada kenyamanan jamaah,” kata Jaenal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Piala Dunia, Menit 20 Spanyol Mendapat Penalti, 1-0

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Menit 20 Spany...
Luar Negeri
Dubai Bangun Pelabuhan Baru...
Luar Negeri
Tiongkok Pecat Eks Petinggi...
Luar Negeri
Inggris Sumbang Dana 10 Jut...

Festival Lima Gunung Hadirkan Tari Ujungan yang Amat Memukau

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Festival Lima Gunung Hadirk...
Ekonomi
Harga Khusus BBM Nelayan Di...
Harga Khusus BBM Nelayan Ditetapkan Pemerintah

Harga Khusus BBM Nelayan Ditetapkan Pemerintah

15 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.