Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UMKM Terdampak Bencana Dipetakan dalam Tiga Zona, Skema Cepat Pulihkan Ekonomi Sumatera

📅 Senin, 08 Des 2025, 22:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
UMKM Terdampak Bencana Dipetakan dalam Tiga Zona, Skema Cepat Pulihkan Ekonomi Sumatera Doc: ANTARA/ FB Anggoro
Ket. Seorang warga berjalan melewati alat berat Kementerian PU yang bekerja membersihkan lumpur sisa banjir di Kecamatan Meuredue, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.

JAKARTA – Penanganan UMKM terdampak bencana di Sumatera menjadi krusial karena sektor ini merupakan tulang punggung ekonomi lokal sekaligus penyerap tenaga kerja terbesar.

Ketika bencana merusak fasilitas produksi, memutus rantai pasok, dan menurunkan kapasitas usaha, dampaknya langsung terasa pada pendapatan masyarakat dan stabilitas ekonomi daerah.

Tanpa intervensi cepat, banyak pelaku UMKM berisiko gulung tikar, memperpanjang pemulihan ekonomi pascabencana.

Oleh karena itu, dukungan berupa bantuan modal, relaksasi kredit, pendampingan usaha, serta pemulihan infrastruktur dasar perlu diprioritaskan.

Penanganan yang terukur tidak hanya mempercepat bangkitnya UMKM, tetapi juga menjaga keberlanjutan aktivitas ekonomi dan ketahanan sosial di wilayah terdampak.

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyatakan penanganan pelaku UMKM terdampak bencana di Sumatera melalui pemetaan tiga zona sebagai dasar pemulihan ekonomi.

"Nanti (UMKM yang terdampak bencana) dipetakan, dibagi menjadi tiga zona," kata Maman ditemui seusai kegiatan Bisnis Indonesia Group Conference di Jakarta, Senin (8/12).

Dia menyampaikan Kementerian UMKM dalam sepekan mengagendakan rapat koordinasi bersama bank penyalur untuk memetakan pelaku usaha terdampak sebagai dasar perumusan kebijakan KUR pascabencana lebih tepat sasaran.

Pemetaan tersebut membagi UMKM ke dalam tiga zona yakni terdampak permanen, semipermanen, serta ringan guna memastikan kebijakan pemulihan disesuaikan dengan tingkat kerusakan usaha masing masing daerah terdampak bencana alam.

"Kita dalam satu minggu ini akan rapat koordinasi dengan bank-bank penyalur untuk memetakan UMKM-UMKM yang terdampak," ujarnya.

UMKM yang terdampak permanen seperti kehilangan rumah dan tempat usaha menjadi perhatian utama pemerintah karena membutuhkan langkah khusus agar dapat kembali bangkit.

Maman menegaskan saat ini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan institusi terkait memfokuskan penanggulangan darurat.

Sementara, Kementerian UMKM mengambil peran lanjutan pada fase pemulihan ekonomi pascabencana bagi pelaku usaha kecil yang terdampak banjir dan tanah longsor baik di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Ia menuturkan kebijakan pembebasan kredit usaha rakyat (KUR) bagi korban bencana sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, yang meminta negara hadir meringankan beban ekonomi masyarakat pada situasi krisis berlapis akibat bencana alam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

45 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.