Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perbanas Dorong UMKM Lompat Kelas, Siap Hadapi Persaingan Global

📅 Kamis, 18 Jun 2026, 18:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perbanas Dorong UMKM Lompat Kelas, Siap Hadapi Persaingan Global Doc: ANTARA/ Khaerul Izan
Ket. Ketua Umum Perbanas Hery Gunardi memberi keterangan kepada media di Jakarta, Kamis (18/06/2026).

JAKARTA – Dukungan terhadap pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) menjadi faktor penting dalam memperkuat struktur ekonomi nasional karena sektor ini berkontribusi besar terhadap penyerapan tenaga kerja dan aktivitas ekonomi daerah.

Melalui akses pembiayaan, pendampingan usaha, digitalisasi, serta perluasan pasar, UMKM dapat meningkatkan produktivitas dan daya saingnya.

Penguatan UMKM juga berperan sebagai strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan di tengah tantangan ekonomi global.

Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) meluncurkan UMKM Center untuk meningkatkan UMKM agar dapat naik kelas dalam berbagai lini.

"Penguatan sektor UMKM menjadi salah satu fokus yang kami pandang strategis. Oleh karena itu, kami meluncurkan UMKM Center Perbanas," kata Ketua Umum Perbanas Hery Gunardi di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, UMKM di Indonesia sendiri memiliki kontribusi lebih dari 60 persen terhadap perekonomian nasional, dengan menyerap sebagian besar tenaga kerja, akan tetapi dari hasil riset Perbanas menunjukkan adanya perlambatan pertumbuhan kredit UMKM.

Bahkan, kata Hery, pertumbuhan kredit UMKM juga sempat mengalami kontraksi sehingga menjadi perhatian Perbanas, apa penyebab perlambatan tersebut.

Kondisi tersebut, lanjut Hery, perlu disikapi oleh Perbanas dengan terus mendorong para pelaku UMKM dapat mengakses pembiayaan atau kredit dari perbankan untuk meningkatkan usaha mereka.

Sebaiknya Anda baca juga:

"Kami menemukan bahwa tantangan umum saat ini bukan terletak pada terbatasnya pasokan kredit dari perbankan. Sebaliknya mayoritas pelaku UMKM belum mengajukan kredit karena mereka merasa belum membutuhkan pembiayaan dan masih mengandalkan modal sendiri," ujarnya.

Hery menambahkan ketika UMKM mengajukan kredit persetujuannya juga tinggi. Fakta ini menunjukkan bahwa agenda besar yang perlu didorong bersama adalah meningkatkan bankable, dan kesiapan UMKM untuk tumbuh dan berkembang.

Atas dasar itulah lanjut Hery, Perbanas membentuk UMKM Center sebagai platform kolaborasi untuk membantu UMKM naik kelas melalui penguatan kapasitas usaha peningkatan akses pembiayaan, perluasan akses pasar dan akselerasi digitalisasi usaha

"Kami berharap UMKM Center dapat menjadi jembatan yang menghubungkan pelaku UMKM dengan ekosistem yang mereka butuhkan untuk berkembang secara berkelanjutan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
OJK Terbitkan Kebijakan Ada...
Nasional
KPK dan OJK Kolabosi Cegah ...
  • Rambut Tipis dan Mudah Lepek? Kini Ada Solusi dengan Formula Ultra Ringan
    Preview komentar:
    Keluhan BRI QLola
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
  • PM Pakistan Sebut Kesepakatan AS-Iran Berlaku “Segera” Setelah Kedua Pihak Menandatanganinya
    Preview komentar:
    Untuk membuka blokir QLola IB Token, Anda dapat ...
    Bagaimana cara menghubungi BRI QLola?
  • Pemkot Bandung Bongkar 174 Bangunan Liar di Jalan Terusan Pasirkoja
    Preview komentar:
    Parkir liar gimana nihhh dijalan kebon jati,, itu ...
Jakarta Fair 2026 Banjir Diskon Helm hingga 50 Persen, Ini Daftar Merek dan Promonya

Jakarta Fair 2026 Banjir Diskon Helm hingga 50 Persen, Ini Daftar Merek dan Promonya

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.