Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemendiktisaintek Targetkan Penanganan Dampak Bencana di Sumatera Selesai 31 Desember

📅 Senin, 08 Des 2025, 13:35 WIB | Oleh:
Kemendiktisaintek Targetkan Penanganan Dampak Bencana di Sumatera Selesai 31 Desember Doc: antara foto
Ket. Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Fauzan dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (8/12).

JAKARTA - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) menargetkan penanganan darurat terhadap segala dampak bencana di Sumatera, terutama yang berkaitan dengan pendidikan tinggi, selesai pada 31 Desember 2025.

"Kami punya target durasi satu bulan hingga 31 Desember. Ini sebagai tahap penanggulangan darurat," kata Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Fauzan dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (8/12).

Lebih lanjut, Fauzan menyampaikan bahwa fokus pada penanganan atau penanggulangan darurat itu meliputi pemenuhan kebutuhan mendesak, distribusi logistik, layanan kesehatan darurat, dan pemenuhan kebutuhan dasar untuk penyelamatan jiwa serta pemulihan awal.

Ia menyebutkan sejauh ini Kemendiktisaintek mencatat per 6 Desember pukul 21.00 WIB, terdapat 60 perguruan tinggi yang terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatera. Enam puluh perguruan tinggi itu terdiri atas 4 perguruan tinggi negeri (PTN) dan 27 perguruan tinggi swasta (PTS) di Aceh, 1 PTN dan 13 PTS di Sumatera Utara, serta 9 PTN dan 6 PTS di Sumatera Barat.

Fauzan mengatakan sebagian besar kegiatan belajar dan mengajar di daerah terdampak bencana itu terhenti karena kondisi akses, lokasi, dan sivitas akademika yang terdampak bencana mengungsi.

Selain penanganan darurat, Fauzan mengatakan pihaknya juga menyiapkan skema pemulihan terhadap segala dampak bencana di wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh, yang akan mulai dilaksanakan pada Januari 2026. "Pada tahap pemulihan, durasinya mulai Januari 2026," ujar dia.

Fauzan menjelaskan fokus Kemendiktisaintek pada tahap pemulihan itu meliputi pelaksanaan program rehabilitasi jangka menengah, pemulihan ekonomi berkelanjutan, rekonstruksi sanitasi, dan edukasi mitigasi bencana untuk membangun ketahanan jangka panjang, termasuk dukungan perbaikan infrastruktur seperti jembatan.

"Perlu kami sampaikan, apa yang dilakukan oleh Kemendiktisaintek ini merupakan bagian tak terpisahkan dari langkah-langkah secara integral yang juga diambil oleh kementerian/lembaga atau lembaga-lembaga sosial yang lain," ujar dia.

Sebelumnya, Wamendiktisaintek Stella Christie menekankan pentingnya kampus hadir di tengah masyarakat untuk membantu meringankan warga terdampak bencana alam seperti banjir yang baru baru ini terjadi.

“Sebagai bentuk dukungan Kemendiktisaintek telah menganggarkan Rp50 miliar untuk digunakan sivitas akademika dalam membantu korban banjir. Ini adalah aksi nyata kampus berdampak dan nanti silakan USU membuat proposal tanggap daruratnya,” katanya saat mengunjungi Posko USU Peduli di Medan, Kamis (4/12).

Ia juga menjelaskan bahwa bantuan tersebut terbuka untuk seluruh kampus di wilayah Sumatera yang terdampak bencana banjir. Tiap proposal yang disetujui akan dibiayai oleh Kemendiktisaintek dan bisa mendapatkan dukungan biaya maksimal Rp500 juta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
KPK Panggil 13 Saksi di Jak...
Megapolitan
Truk Trailer Alami Kecelaka...
Nasional
Roy Suryo Ajukan Praperadil...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 8
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 8
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.