Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Banjir, Pemprov DKI Jakarta Lakukan Modifikasi Cuaca Selama Lima Hari

📅 Selasa, 13 Jan 2026, 18:54 WIB | Oleh:
Cegah Banjir, Pemprov DKI Jakarta Lakukan Modifikasi Cuaca Selama Lima Hari Doc: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat dijumpai di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (13/1).

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta Jakarta melakukan modifikasi cuaca selama lima hari ke depan sebagai langkah antisipasi banjir di tengah peringatan cuaca ekstrem.

“Saya sudah memerintahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan modifikasi cuaca selama lima hari,” ujar Pramono saat dijumpai di kawasan Jakarta Pusat, Selasa.

Pramono mengatakan, modifikasi cuaca sudah mulai dilakukan pada hari ini dan akan terus dilakukan hingga Sabtu, 17 Januari 2026.

Pramono bahkan mengklaim, apabila modifikasi cuaca tak dilakukan, durasi hujan mungkin akan lebih panjang dari yang terjadi pada Selasa ini.

Selain itu, lanjut Pramono, dampak yang akan terjadi juga akan lebih dari banjir yang sudah terjadi jika modifikasi cuaca tak segera dilakukan.

“Hari ini terus terang saja, kalau hari ini tidak dilakukan modifikasi cuaca, nggak mungkin hujan hanya sebentar seperti tadi,” kata Pramono.

Pramono menjelaskan, modifikasi cuaca dilakukan berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memperingatkan soal cuaca ekstrem di Jakarta.

Jika diperlukan, Pramono bahkan sudah menyiapkan anggaran modifikasi cuaca hingga 30 hari ke depan.

Hal itu, katanya, karena lebih baik dibandingkan dengan dampak banjir yang akan terjadi apabila tak dilakukan modifikasi cuaca.

“Katakanlah kalau harus tiap hari modifikasi cuaca akan kami lakukan. Karena hitungan yang kami lakukan, dampak banjir dibandingkan dengan melakukan modifikasi cuaca, maka lebih baik dilakukan modifikasi cuaca,” jelas Pramono.

Pramono pun berharap, upaya tersebut dapat membuat banjir di Jakarta lebih tertangani dengan baik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

26 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.