Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Salmiati Pahlawan Kucing di Tengah Terjangan Banjir Bandang

📅 Minggu, 07 Des 2025, 20:36 WIB | Oleh:

"Awalnya saya memang tidak mau menyelamatkan kucing itu, tapi setelah saya berlalu, hati saya terus berkata untuk menyelamatkannya," kata dia, mengenang.

Di tengah perasaan yang berkecamuk, ia memutuskan untuk kembali ke tempat pembuangan sampah dan menolong kucing malang itu. Kejadian di hari itu telah mengubah kehidupan Salmiati, hingga kini. Sejak saat itu, ia mulai aktif menyelamatkan kucing-kucing telantar atau yang sengaja dibuang orang-orang di pinggir jalan.

20251207203133_IMG_9817.jpeg

Salmiati bermain bersama ratusan kucing di selter penyelamatan kucing di Kampung Teleng, Kelurahan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sabtu (6/12/2025). Saat bencana banjir bandang melanda Kota Padang Salmiati bergerilya mencari kucing-kucing untuk diselamatkan. Antara/Muhammad Zulfikar

Buka donasi

Untuk memelihara dan merawat ratusan kucing itu, sejatinya Salmiati tak memiliki uang lebih. Di permulaan, ia memang mengandalkan uang saku pribadi, namun, seiring berjalannya waktu, dengan jumlah kucing yang terus bertambah, otomatis biaya perawatan, termasuk makan, pun mulai membengkak.

Akhirnya, ia memutuskan untuk membuka donasi ke publik, melalui media sosial, sembari berharap ada insan-insan yang terketuk hatinya untuk membantu tugas mulia tersebut. Ia merinci setiap item yang dibutuhkan, lengkap dengan perkiraan biayanya. Usaha tersebut tidak sia-sia. Dengan membuka donasi, antusiasme masyarakat nyatanya cukup tinggi untuk mengirimkan uang dengan nominal yang beragam.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban, Salmiati mengunggah catatan pemasukan dari para donatur serta kuitansi-kuitansi bukti pengeluaran biaya di media sosial tersebut, baik untuk pembelian makan hewan, pengobatan, perawatan maupun perlengkapan kebersihan serta kebutuhan selter.

Meskipun demikian, donasi yang masuk tidak selalu mampu memenuhi kebutuhan mamalia karnivora dari keluarga Felidae tersebut. Sebab, selain untuk makan sehari-hari, Salmiati juga harus membawa kucing yang sakit ke dokter hewan guna memperoleh pengobatan hingga sterilisasi.

Tidak jarang ia dan suami harus merogoh tabungan untuk membiayai kebutuhan kucing-kucing tersebut. Meskipun demikian, ia tidak pernah menyesali segala tindakan dalam perawatan hewan berbulu itu.

Bagi Salmiati, memelihara kucing tidak sekadar memberi makan, tempat tinggal ataupun perawatan rutin, melainkan lebih jauh dari itu, memenuhi panggilan hati yang mendalam, didorong rasa sayang dan empati yang pada dasarnya tidak dapat diukur oleh mata uang.

20251207203333_IMG_9816.jpeg

Salmiati bermain bersama ratusan kucing di selter penyelamatan kucing di Kampung Teleng, Kelurahan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sabtu (6/12/2025). Saat bencana banjir bandang melanda Kota Padang Salmiati bergerilya mencari kucing-kucing untuk diselamatkan. Antara/Muhammad Zulfikar

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
Advertisement
bni
Advertisement
astra2
Advertisement
gaia musik festival
Megapolitan
Polisi Selidiki Dugaan Peni...
Advertisement
gaia musik festival
Sidang Perdana Korupsi Kuota Haji, Yaqut Cholil: Yang Benar akan Kelihatan

Sidang Perdana Korupsi Kuota Haji, Yaqut Cholil: Yang Benar akan Kelihatan

11 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.