Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemetaan Tanah Jarang Perlu Digenjot: Pemerintah Siapkan Jalan Besar Industri Rare Earth Indonesia

📅 Jumat, 05 Des 2025, 20:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemetaan Tanah Jarang Perlu Digenjot: Pemerintah Siapkan Jalan Besar Industri Rare Earth Indonesia Doc: Istimewa.
Ket. Logam tanah jarang bisa mendukung industri baterai listrik di Indonesia.

PANGKALPINANG – Logam tanah jarang merupakan komponen strategis dalam industri berteknologi tinggi, mulai dari baterai kendaraan listrik, turbin angin, hingga perangkat elektronik.

Indonesia memiliki potensi endapan tanah jarang yang besar, namun tanpa data geologi yang terukur dan terverifikasi, pemanfaatannya tidak dapat dioptimalkan.

Pendataan yang komprehensif memungkinkan pemerintah merumuskan kebijakan hilirisasi yang tepat, menarik investasi berbasis nilai tambah, serta memastikan pengelolaan sumber daya dilakukan secara berkelanjutan.

Dengan peta cadangan yang jelas, Indonesia dapat memperkuat posisi tawarnya dalam rantai pasok global mineral kritis dan mengamankan pasokan untuk kebutuhan industri strategis nasional.

Praktisi Penambangan Timah, Ichwan Azwardi menyatakan, Pemerintah Indonesia harus mendata ketersediaan dan cadangan logam tanah jarang (REE), sebagai fondasi pengembangan industri REE Nasional.

"Saat ini pemerintah tengah gencar mendorong pengelolaan dan pengembangan industri REE, namun langkah besar ini masih menghadapi persoalan mendasar terutama terkait ketersediaan dan kejelasan data cadangan logam tanah jarang ini," kata Ichwan Azwardi di Pangkalpinang, Jumat.

Ia mengatakan, pemerintah melalui Kementerian ESDM saat ini telah menargetkan percepatan hilirisasi mineral kritis, termasuk REE, untuk mendukung ketahanan energi dan teknologi masa depan.

Oleh karena itu, pemerintah gencar mendorong pengelolaan dan pengembangan industri REE ini, sebagai bagian dari strategi nasional memperkuat industri teknologi dan membuka peluang ekonomi baru.

"Langkah besar pemerintah ini harus membutuhkan fondasi data yang kuat serta kolaborasi lintas sektor agar industri REE Indonesia benar-benar dapat berkembang," katanya.

Ia menyatakan, REE ini sebenarnya telah dimanfaatkan secara luas oleh berbagai negara, khususnya negara-negara maju yang membutuhkan mineral ini untuk industri strategis seperti baterai kendaraan listrik, turbin angin, panel surya, hingga perangkat militer," katanya.

"Masalah terbesar dalam pengembangan industri REE nasional adalah ketiadaan cadangan REE yang terdata secara resmi. Secara global, Indonesia belum diidentifikasi sebagai negara yang memiliki cadangan REE, padahal potensi tersebut sebenarnya ada,” ujarnya.

Menurut dia, absennya Indonesia dalam daftar negara pemilik cadangan REE dunia membuat daya tarik investasi menjadi lemah. Investor maupun mitra internasional cenderung melihat negara dengan data cadangan yang jelas dan terverifikasi.

“Dengan tidak terinformasikannya Indonesia sebagai negara yang memiliki cadangan REE, maka akan sangat sulit menarik investor untuk masuk dan bekerja sama. Karena itu, eksplorasi harus dilakukan secara serius dan menyeluruh,” tambahnya.

Ia menyatakan, banyak potensi REE di Indonesia berada pada mineral ikutan timah. Selama ini, mineral ikutan tersebut belum tergarap optimal, padahal dapat menjadi pintu masuk untuk membangun industri REE dari hulu hingga hilir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Harga Cabai Rawit Rp61.450/Kg, Telur Ayam Rp31.800/Kg

18 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp61.450/...

Harga Telur di Tingkat Pengecer di Kabupaten Lebak Turun

24 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Telur di Tingkat Peng...

55 Kecamatan di Banten Krisis Air, Polda Kirim Bantuan

26 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
55 Kecamatan di Banten Kris...

4 Tempat Usaha Don Ritto Mulai Disisir Petugas Kejagung

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
4 Tempat Usaha Don Ritto Mu...

Warga Akan Lebih Sehat Bila Tinggal di Rumah yang Layak Huni

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Warga Akan Lebih Sehat Bila...

ASN Yang Segera Memasuki Masa Pensiun Perlu Persiapan

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
ASN Yang Segera Memasuki Ma...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.