Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kelok 44 Dibersihkan, Jalan Lubuk Basung ke Bukittinggi Kini Bisa Dilalui Normal

📅 Jumat, 05 Des 2025, 21:16 WIB | Oleh:
Kelok 44 Dibersihkan, Jalan Lubuk Basung ke Bukittinggi Kini Bisa Dilalui Normal Doc: Antara Foto
Ket. Kendaraan roda empat sedang melewati ruas jalan Kelok 44 tempatnya di kelok 8 yang sebelumnya tertimbun tanah longsor.

Jalan penghubung Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat menuju Kota Bukittinggi kembali normal usai material di beberapa titik di Kelok 44 sudah dibersihkan alat berat pascabencana.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Agam Ofrizon di Lubuk Basung, Jumat, mengatakan jalan provinsi penghubung Lubuk Basung menuju Bukittinggi sudah bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat pada Kamis (4/12) sore

"Sebelumnya jalan Kelok 10 terban menimbun badan jalan Kelok 8. Setelah dibersihkan, maka sudah bisa dilalui menuju Bukittinggi via Panta menuju Ngarai Sianok," katanya.

Ia mengatakan jalan provinsi Sicincin Padang Pariaman menuju Toboh, Kecamatan Malalak, Agam sudah terbuka dan bisa dilalui kendaraan.

Untuk arus lalu lintas Lubuk Basung menuju Bukittinggi via Sungai Landia, Kecamatan Ampek Koto belum bisa dilalui, karena jalan terban dan banyak titik longsor.

Saat ini, alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Agam Batalyon Zeni Tempur. Untuk jalan Maninjau menuju Sungai Batang belum bisa dilalui kendaraan akibat jalan terban dan jembatan putus di Sungai Batang.

"Jalan hanya bisa dilalui dari Muko-Muko melewati Tanjung Sani Kecamatan Tanjung Raya," katanya.

Ia menambahkan Pemkab Agam juga sedang membuka jalan Koto Alam menuju Subarang Aia, Kecamatan Palembayan.

Alat berat sedang bekerja untuk membuka jalan tersebut dan berharap segera bisa dilalui agar akses transportasi lancar dalam mendistribusikan logistik bagi warga terdampak.

Jalan Palembayan menuju Matur, juga belum bisa dilalui setelah akses jalan ada yang terban di dua titik.

Untuk Palembayan menuju Tulang Gajak, Toboh ke Malalak dan lainnya masih tertimbun material tanah longsor.

"Ada lima alat berat yang diturunkan untuk membersihkan material tanah longsor yang berasal dari Pemkab Agam, Pemkot Bukittinggi, Pemprov Sumbar," katanya.

Pemkab Agam masih kekurangan alat berat untuk membersihkan material yang menimbun badan jalan dan termasuk mencari korban yang hilang 85 orang

Untuk itu, ia berharap masyarakat yang memiliki alat berat dan truk membantu dalam pembersihan material tanah longsor, sehingga daerah terisolasi bisa diakses dalam pendistribusian logistik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.