Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Bukan Siklon Senyar, Tapi La Nina! BPBD Pati Peringatkan Banjir dan Longsor Bisa Meningkat

29 Kamis, 04 Des 2025, 17:00 WIB | Oleh:
Bukan Siklon Senyar, Tapi La Nina! BPBD Pati Peringatkan Banjir dan Longsor Bisa Meningkat Bukan Siklon Senyar, Tapi La Nina! BPBD Pati Peringatkan Banjir dan Longsor Bisa Meningkat Doc: ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif
Ket. Kepala Pelaksana Harian BPBD Pati Martinus Budi Prasetyo.

PATI - Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati, Jawa Tengah, Martinus Budi Prasetyo mengingatkan warga untuk tetap waspada menghadapi cuaca ekstrem, meski Siklon Tropis Senyar dipastikan tidak mengarah ke wilayah Jawa. 

Risiko meningkatnya curah hujan akibat La Nina dinilai dapat memicu banjir, longsor, hingga sambaran petir di sejumlah titik rawan.

"Menurut sumber yang ada, Siklon Tropis Senyar diperkirakan tidak sampai ke wilayah Jawa, terutama Pati. Akan tetapi masyarakat tetap harus waspada karena wilayah Pulau Jawa, Bali, dan sekitarnya berpotensi terjadi fenomena La Nina," ucap Martinus Budi Prasetyo di Pati, Kamis.

Ia mengungkapkan fenomena La Nina biasanya ditandai dengan peningkatan curah hujan, sehingga berisiko wilayah tersebut rawan banjir.

Bahkan, kata dia, diprediksi curah hujan selama La Nina bisa naik hingga beberapa persen dibandingkan kondisi normal, sehingga ketika curah hujan tinggi berlangsung lama tentu berpotensi mengakibatkan banjir, tanah longsor, dan genangan air lebih tinggi, terutama di daerah rawan bencana.

Selain waspada dengan bencana alam seperti banjir maupun tanah longsor, kata dia, masyarakat juga patut waspada dengan petir.

"Warga yang beraktivitas di luar rumah ketika curah hujan tinggi, sebaiknya segera mencari tempat yang aman dari sambaran petir," ujarnya.

Hasil pemetaan BPBD Pati sebelumnya sejumlah titik yang memiliki potensi tinggi banjir bandang, meliputi aliran Sungai Widodaren di Kecamatan Jaken dan Batangan, aliran Sungai Godo dari Desa Godo hingga Gunung Panti, wilayah Sinomwidodo, Angkatan Kidul, Angkatan Lor, Paras, dan Tanjunganom Gabus, serta Karangawen, Kecamatan Tambakromo.

Kemudian, kata dia, aliran Sungai Krawen hingga Kota Kayen, terutama di depan RSUD Kayen kerap memicu banjir genangan.

"Demikian halnya aliran Sungai Silugonggo juga berpotensi menimbulkan genangan, ketika debit air dari Sungai Wulan yang saat ini tengah dinormalisasi ternyata tetap mengalami peningkatan debit, sehingga untuk mengurangi beban airnya dialirkan ke Sungai Silugonggo. Mudah-mudahan keandalan Sungai Wulan semakin meningkat sehingga tidak menimbulkan genangan di daerah lain," ujarnya.

Untuk ancaman tanah longsor, BPBD memfokuskan kewaspadaan di Kecamatan Gembong, Klopoduwur, Cluwak, dan Gunungwungkal. Curah hujan tinggi di wilayah tersebut berpotensi memicu pergerakan tanah, terutama di lereng perbukitan.

Sebagai langkah mitigasi, kata dia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati bekerja sama dengan BNPB dalam penguatan tanggul di aliran Sungai Widodaren, Desa Ketitang Wetan.

Melalui anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT), perbaikan juga dilakukan di aliran Sungai Kedungombo yang kerap menyebabkan limpasan air ke jalur Pantura Batangan-Rembang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Wali Kota Bandung Ajak Pemuda Peduli Masyarakat

58 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Wali Kota Bandung Ajak Pemu...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Pengamat: Regenerasi Petani Jadi Tantangan Akibat Minat Anak Muda Rendah

Pengamat: Regenerasi Petani Jadi Tantangan Akibat Minat Anak Muda Rendah

29 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.