Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov DKI Akan Gelar Pesta Tahun Baru 2026 di Sejumlah Titik, Dipusatkan di Bundaran HI

📅 Rabu, 03 Des 2025, 17:42 WIB | Oleh:
Pemprov DKI Akan Gelar Pesta Tahun Baru 2026 di Sejumlah Titik, Dipusatkan di Bundaran HI Doc: ANTARA/Muhammad Adimaja
Ket. Sejumlah warga menyaksikan pertunjukan kembang api di Pantai Lagoon, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta. Pesta kembang api dilaksanakan dalam rangka menyambut Tahun Baru.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menggelar pesta malam tahun baru 2026 di beberapa titik, namun tetap dipusatkan di Bundaran HI.

“Untuk tahun baru, rencananya memang masih seperti yang dulu-dulu, dipusatkan di 2-3 tempat. Tapi yang jelas, yang utama adalah di Bundaran HI, kemudian di Monas,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (3/12).

Selain itu, dia mengatakan ada pula usulan untuk menggelar pesta malam pergantian tahun di Ancol atau Lapangan Banteng. Namun, dia belum memutuskan hal tersebut.

Tak hanya mempersiapkan pesta malam pergantian tahun, dia juga sudah meminta jajarannya untuk mempersiapkan perayaan Natal.

Dia pun mengaku tidak ingin perayaan Natal hanya disiapkan satu acara besar saja. Dia menginginkan agar pesta perayaan Natal di Jakarta dapat dipersiapkan dengan semarak.

Oleh karena itu, Pemprov DKI mengizinkan pusat-pusat keramaian dan pertokoan untuk memberikan dekorasi agar suasana Natal lebih menarik.

20251203173659_IMG_2303.jpeg

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memberikan keterangan kepada awak media di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (3/12). Antara/Lifia Mawaddah Putri.

Bahkan, dia juga mengizinkan masyarakat untuk bernyanyi di kawasan Sudirman hingga Gatot Subroto.

“Itu hal yang memang saya inginkan untuk Jakarta menjadi lebih semarak, lebih menarik,” ungkap Pramono.

Di sisi lain, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menggelar kembali Operasi Zebra menjelang Natal dan tahun baru.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin menuturkan operasi tersebut sudah dimulai pada 17 November dan akan berakhir pada 30 Desember 2025 secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.

"Jadi, targetnya untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas. Pelanggaran yang disasar itu pelanggaran kasat mata, penggunaan helm, kemudian juga knalpot-knalpot yang tidak sesuai, itu yang kita sasar," tutur Komarudin.

Lebih lanjut, dia menyebutkan menyebutkan sistem penindakan tilang yang diterapkan, yaitu hunting system atau berpatroli keliling.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Open Base Lanud Hang Nadim

19 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Open Base Lanud Hang Nadim
Ekonomi
Pemasangan jaring untuk pro...
Nasional
Kapal Qi Jiguang dan Kunlun...

Karapan sapi di Bangkalan Madura

23 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Karapan sapi di Bangkalan M...
Rona
Pameran seni rupa karya sen...
Megapolitan
Pendaftaran Kartu Layanan G...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...
Megapolitan
Pemprov DKI hentikan sistem...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.