Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelatihan Penangangan Bencana Kepada 181 Mahasiswa di Embung Pilangbango

📅 Selasa, 02 Des 2025, 22:15 WIB | Oleh:
Pelatihan Penangangan Bencana Kepada 181 Mahasiswa di Embung Pilangbango Doc: Antara
Ket. Pelatihan penanganan kebencanaan berupa water rescue dan teknik pemadaman api.

Madiun - BPBD Kota Madiun, Jawa Timur memberikan pelatihan penanganan kebencanaan berupa water rescue dan teknik pemadaman api kepada sekitar 181 mahasiswa di kawasan Embung Pilangbango, Kecamatan Kartoharjo sebagai upaya mitigasi menghadapi potensi bencana.

Kasi Kegawatdaruratan dan Logistik BPBD Kota Madiun Heter Hidayati mengatakan pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menghadapi situasi darurat dan bencana.

"Pelatihan kebencanaan ini untuk membekali mahasiswa tentang keterampilan yang dapat digunakan dalam keadaan darurat, sehingga mereka dapat berperan aktif dalam mitigasi dan penanganan bencana," ujar Heter di sela pelatihan, Selasa.

Para peserta mendapatkan materi teknik dasar mendayung, teknik dasar kebencanaan, teknik evakuasi korban di perairan, cara melindungi diri ketika berada di lingkungan air, dan teknik dasar pemadaman api.

Pihaknya mengatakan bahwa pelatihan dan edukasi tentang kebencanaan, tidak hanya ditujukan untuk mahasiswa, tetapi juga terbuka bagi kelompok masyarakat lainnya.

"Kami juga rutin memberikan edukasi kebencanaan kepada masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan, Dharma Wanita dan PKK. Materinya beragam, salah satunya teknik dasar water rescue," katanya.

Heter menambahkan, memasuki musim hujan dan potensi bencana hidrometeorologi, maka pemahaman dasar penanganan bencana sangat penting dimiliki masyarakat.

"Ketika terjadi kebakaran kecil atau insiden air, hal pertama adalah jangan panik. Ilmu yang didapat di pelatihan ini bisa membantu menyelamatkan diri maupun lingkungan sekitar," katanya.

Salah satu peserta Olivia, mengaku mendapatkan pengalaman baru dan berharga selama mengikuti praktik pelatihan kebencanaan.

"Ilmu dan materi yang didapat luar biasa. Awalnya tidak tahu cara penanganan bencana dasar. Tapi di sini kami diberi bekal untuk memahami situasi bencana, baik kebakaran maupun bencana air," katanya.

Ia berharap kegiatan serupa sering dilakukan, sehingga semakin banyak kalangan masyarakat yang teredukasi tentang mitigasi bencana, utamanya di masa rawan musim hujan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.