Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Momen Hari AIDS Sedunia, Gubernur Papua Tegaskan Komitmen Tekan Epidemi HIV

📅 Selasa, 02 Des 2025, 07:39 WIB | Oleh:
Momen Hari AIDS Sedunia, Gubernur Papua Tegaskan Komitmen Tekan Epidemi HIV Doc: Antara Foto
Ket. Gubernur Papua Matius D Fakhiri saat meluncurkan Program Strategis Penanggulangan dan Pencegahan HIV/AIDS bertempat Kota Jayapura, Papua

Gubernur Papua Matius D Fakhiri menyebut peringatan Hari AIDS Sedunia pada 1 Desember momentum percepatan layanan HIV guna memperkuat komitmen dalam menekan epidemi di wilayah tersebut.

"Peringatan Hari AIDS Sedunia 2025 di Papua menjadi panggung penegasan pemerintah bahwa epidemi HIV di wilayah itu masih termasuk salah satu yang tertinggi di Indonesia dan membutuhkan penanganan lebih agresif," kata Gubernur Matius D Fakhiri usai meluncurkan Program Strategis Penanggulangan dan Pencegahan HIV/AIDS bertempat Kota Jayapura, Senin.

Ia mengatakan tema nasional peringatan Hari AID Sedunia "Bersama Hadapi Perubahan: Jaga Keberlanjutan Layanan HIV" menjadi pengingat bahwa layanan HIV tidak boleh melemah di tengah tantangan sosial maupun geografis Papua yang kompleks.

Dia menjelaskan apalagi misi “Transformasi Papua Baru yang Maju dan Harmonis” hanya dapat terwujud apabila layanan kesehatan, termasuk penanganan HIV, mampu menjangkau seluruh warga tanpa diskriminasi, terutama masyarakat adat di wilayah terpencil.

"Kami mengetahui beban epidemi HIV di Papua masih sangat tinggi, sehingga diperlukan langkah percepatan, baik melalui intervensi medis, peningkatan edukasi, maupun pendekatan budaya yang sesuai dengan karakter masyarakat setempat," katanya.

Untuk itu penanggulangan HIV/AIDS telah menjadi program prioritas sejak 100 hari pertama kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur, disertai strategi ofensif seperti promosi kesehatan, peningkatan literasi publik, dan penguatan riset.

"Saya juga menekankan pentingnya penguatan kapasitas tokoh agama, guru, relawan, serta lembaga masyarakat untuk menjangkau komunitas adat, sekaligus memastikan pendampingan berkelanjutan bagi Orang Dengan HIV (ODHIV), termasuk ketersediaan obat ARV," ujarnya

Sementara itu Ketua KPA Papua Anton Mote mengatakan pentingnya kerja lintas sektor dan sistem monitoring yang kuat guna mencegah lonjakan kasus baru, sejalan dengan upaya membangun masyarakat Papua yang produktif.

"Mari bersama terus memastikan edukasi dan layanan HIV diterima masyarakat."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Olahraga
Jonatan Christie Masih Sela...

80 Perusahaan Bekerja Sama PAL Jaya

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
80 Perusahaan Bekerja Sama ...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.