Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Banyuasin Bangun Kemitraan dengan Stakeholder untuk Kendalikan Penyakit Menular

📅 Senin, 01 Des 2025, 08:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Banyuasin Bangun Kemitraan dengan Stakeholder untuk Kendalikan Penyakit Menular Doc: Antara Foto
Ket. Aktivitas sosialisasi pencegahan penyakit menular kepada masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan membangun jejaring kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan (stakeholder) untuk mengendalikan penyakit menular.

"Beberapa penyakit menular yang perlu mendapat perhatian yakni AIDS, tuberkulosis dan malaria (ATM)," kata Sekretaris Daerah Banyuasin Erwin Ibrahim, di Pangkalan Balai, Ahad.

Dia menjelaskan, peran aktif stakeholder cukup besar dalam membangun jejaring advokasi dan kemitraan dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, perusahaan-perusahaan ataupun organisasi sosial kemasyarakatan lainnya di Kabupaten Banyuasin.

Pencegahan dan pengendalian penyakit menular ATM itu dengan pengendalian terpadu melibatkan lintas program, dan lintas sektor.

"Pengendalian terpadu melibatkan lintas program, dan lintas sektor, baik itu pemerintah, lembaga swasta, perorangan, perusahaan ataupun suatu organisasi sosial kemasyarakatan yang peduli terhadap kesehatan," ujarnya.

Menurut dia, hingga kini ketiga penyakit menular ATM tersebut masih merupakan masalah kesehatan dan ancaman serius bagi masyarakat di kabupaten penghasil padi terbesar nomor dua nasional itu.

Upaya mengoptimalkan kegiatan pencegahan serta pengendalian penyakit menular AIDS, tuberkulosis, dan malaria, memerlukan peran lintas sektor.

"Kegiatan pencegahan dan pengendalian penyakit menular ATM itu akan kurang efektif hasilnya apabila hanya dilakukan oleh sektor kesehatan saja," jelas Sekda Banyuasin.

Sementara Plt Kepala Dinkes Kabupaten Banyuasin dr Indah Daryani menambahkan, penyakit menular ATM masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di kabupaten ini.

Untuk mencegah dan mengendalikan penyakit menular ATM itu, pihaknya pada November 2025 meluncurkan Desa Siaga TBC sebagai upaya Gerakan Bersama Akhiri Tuberkulosis (Geberr).

Kemudian melakukan penguatan forum kemitraan pencegahan dan pengendalian AIDS, tuberkulosis, dan malaria (ATM).

Strategi lainnya mencakup penguatan edukasi masyarakat mengenai TBC, pemanfaatan teknologi informasi integrasi data antara rumah sakit dan puskesmas serta pengembangan vaksin TBC yang lebih efektif, kata Kadinkes.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.